PM Inggris Minta Maaf, Perintahkan Rumor Pesta Natal Saat Lockdown Diusut

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 09 Des 2021 11:31 WIB
British Prime Minister Boris Johnson waves at the media as he leaves 10 Downing Street to attend the weekly Prime Ministers Questions at the Houses of Parliament, in London, Wednesday, Dec. 8, 2021. (AP Photo/Matt Dunham)
PM Inggris, Boris Johnson (AP Photo/Matt Dunham)
London -

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, meminta maaf kepada publik setelah video yang beredar menunjukkan staf-staf seniornya bercanda soal pesta Natal di kantornya, Downing Street, saat lockdown virus Corona (COVID-19) tahun lalu.

Johnson juga memerintahkan penyelidikan terhadap pesta Natal yang dirumorkan melanggar pembatasan Corona di Inggris tersebut. Demikian seperti dilansir AFP, Kamis (9/12/2021).

Video yang bocor dan beredar ke publik tampaknya kontradiktif dengan bantahan yang disampaikan Johnson dan jajaran Menterinya selama sepekan terakhir, yang bersikeras menyatakan pesta Natal tidak digelar di kantor PM Inggris di Downing Street, London, saat Inggris tengah di-lockdown pada Desember 2020.

Rumor soal pesta Natal itu mencuat setelah surat kabar setempat melaporkan belasan staf menghadiri acara perkumpulan malam hari pada 18 Desember 2020, saat acara sosial dilarang di bawah lockdown Corona.

Johnson yang menghadapi seruan pengunduran diri terkait rumor ini, menegaskan 'tindakan disiplin' akan diambil jika penyelidikan menemukan aturan Corona telah dilanggar.

"Saya memahami dan turut merasakan kemarahan di seluruh negeri saat melihat para staf No 10 (kantor PM Inggris-red) tampaknya meremehkan langkah-langkah lockdown," ujar Johnson dalam pernyataannya.

"Saya meminta maaf atas pelanggaran ditimbulkannya... dan saya meminta maaf atas kesan yang ditimbulkan," ucapnya.

Simak juga 'Inggris-Kanada Ikuti Langkah AS Boikot Diplomatik Olimpiade Beijing':

[Gambas:Video 20detik]