PM Inggris Dikecam Gegara Candaan Staf Soal Pesta Natal Saat Lockdown

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 13:35 WIB
Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.
PM Inggris, Boris Johnson (dok. AP Photo/Matt Dunham)
London -

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, dikecam setelah sebuah video yang beredar menunjukkan sejumlah ajudan seniornya melontarkan lelucon soal pesta Natal saat lockdown virus Corona (COVID-19).

Ajudan senior PM Johnson itu melucu soal pesta Natal di kantor PM Inggris, Downing Street, tahun lalu ketika perkumpulan sosial dilarang di bawah aturan Corona. Demikian seperti AFP, Rabu (8/12/2021).

Pemerintah Inggris berulang kali dituduh munafik atas serangkaian pelanggaran aturan lockdown Corona, dan dalam skandal besar yang membuat Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengundurkan diri pada Juni lalu usai terungkap dia melanggar pembatasan Corona saat berselingkuh dengan seorang staf.

Video yang didapatkan televisi Inggris, ITV News, itu menunjukkan Sekretaris Pers PM Inggris saat itu, Allegra Stratton, kemudian penasihat PM Inggris, Ed Oldfied, dan sejumlah staf kantor PM Inggris lainnya sedang bercanda soal 'pesta fiksi' saat latihan konferensi pers pada 22 Desember 2020, tanpa kehadiran awak media.

Dalam rekaman video yang bocor ke media itu, Stratton tampak menjawab pertanyaan soal dugaan pesta Natal di Downing Street, yang saat itu dirumorkan digelar pada Jumat atau 18 Desember 2020. "Pesta fiksi ini adalah pertemuan bisnis dan tidak ada social distancing," jawab Stratton sambil tertawa.

Pada Desember 2020, London sedang berada di bawah pembatasan Corona yang ketat dan perkumpulan sosial indoor yang dihadiri dua orang atau lebih dilarang.

Selama latihan konferensi pers itu, Oldfield membahas rumor pesta Natal di Downing Street dan bertanya: "Apakah Perdana Menteri akan mengizinkan pesta Natal?" yang ditimpali Stratton dengan pertanyaan: "Apa jawabannya?"

Oldfield menyatakan dirinya tidak tahu, yang ditimpali seorang staf Downing Street lainnya sambil tertawa dengan pernyataan berbunyi: "Itu bukan pesta ... itu hanya keju dan wine."