Ancaman Biden ke Putin Jika Rusia Serang Ukraina

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 16:03 WIB
President Joe Biden speaks about the end of the war in Afghanistan from the State Dining Room of the White House, Tuesday, Aug. 31, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Joe Biden (dok. AP Photo/Evan Vucci)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengancam Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahwa akan ada respons ekonomi 'kuat' dari negara-negara Barat, jika tentara Rusia yang dikerahkan ke perbatasan Ukraina melancarkan serangan.

Seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (8/12/2021), ancaman itu dilontarkan Biden dalam pertemuan virtual dengan Putin selama dua jam pada Selasa (7/12) waktu setempat.

"Presiden Biden menyuarakan keprihatinan mendalam Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Eropa kami atas eskalasi pasukan Rusia di sekitar Ukraina dan memperjelas bahwa AS dan sekutu-sekutu kami akan merespons dengan langkah ekonomi dan langkah lainnya yang kuat jika terjadi eskalasi militer," demikian pernyataan Gedung Putih yang dirilis usai pertemuan virtual itu digelar.

Disebutkan Gedung Putih bahwa Biden menekankan 'dukungan untuk kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina dan menyerukan deeskalasi dan kembali ke diplomasi'.

Menurut Gedung Putih, Biden dan Putin sepakat agar tim masing-masing menindaklanjuti pertemuan ini, dengan menggarisbawahi bahwa langkah AS selanjutnya akan dilakukan 'dalam koordinasi erat dengan sekutu dan mitra'.

Ditambahkan Gedung Putih bahwa Biden dan pemimpin Inggris, Prancis, Jerman dan Italia menyatakan dukungan untuk integritas wilayah Ukraina.

"Presiden Biden memberi pengarahan kepada para pemimpin soal panggilannya dengan Presiden Putin, di mana dia membahas konsekuensi serius dari aksi militer Rusia di Ukraina dan perlunya deeskalasi dan kembali ke diplomasi," sebut Gedung Putih dalam pernyataannya.

Simak video 'Biden-Putin Bertemu Virtual, AS Minta Rusia Tak Invasi Ukraina':

[Gambas:Video 20detik]