Ancaman Paman Sam ke Rusia Bila Niat Invasi Ukraina

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Des 2021 06:01 WIB
Washington DC -

Amerika Serikat (AS) melayangkan ancaman ke Rusia. Negeri Paman Sam itu bersumpah akan meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Eropa Timur jika Rusia benar-benar menginvasi Ukraina.

Dugaan adanya invasi Rusia dalam skala besar itu sebelumnya diungkap pemerintah Ukraina. Rusia disinyalir akan melakukan serangan melalui perbatasan Belarus.

Tahun 2014 lalu, Rusia mencaplok Crimea dari Ukraina dan sejak saat itu mendorong separatis pro-Moskow yang terlibat konflik di Ukraina bagian timur. Konflik itu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 13 ribu orang sejauh ini.

Rusia telah mengerahkan 100.000 tentaranya dalam beberapa pekan terakhir ke perbatasan dengan Ukraina. Kepala intelijen militer Ukraina memperkirakan Rusia tengah mempersiapkan serangan pada akhir Januari atau awal Februari mendatang. Invasi itu diperkirakan akan menimbulkan kerugian politik, ekonomi dan korban jiwa.

"Waktu yang paling mungkin untuk mencapai kesiapan eskalasi adalah akhir Januari (tahun depan)," cetus Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksiy Reznikov dalam pernyataannya.

Rencana invasi Rusia ke Ukraina itu juga disampaikan seorang pejabat pemerintahan AS ke The Washington Post. Pejabat itu menyebut Rusia tengah mengatur serangan multi-front ke Ukraina yang melibatkan ratusan ribu tentara sesegera mungkin pada tahun depan.

"(Rencana Moskow) Melibatkan pergerakan ekstensif 100 batalion kelompok taktis dengan perkiraan 175.000 personel, beserta dengan armor, artileri dan perlengkapan," kata pejabat yang enggan disebutkan namanya itu, dilansir dari AFP, Sabtu (4/12).

Menurut laporan The Washington Post, pasukan militer Rusia kini berkumpul di empat titik berbeda, dengan 50 kelompok taktis medan tempur dikerahkan sebagai tambahan untuk pengerahan tank dan artileri. Laporan The Washington Post itu didasarkan pada dokumen intelijen AS yang sudah tidak dirahasiakan.

Dengan mengutip sejumlah sumber, The Washington Post menyebut pergerakan dari dan ke perbatasan dimaksudkan membuat gerakan taktis menjadi samar dan memicu ketidakpastian situasi.

Biden ancam Rusia jika berniat invasi Ukraina. Simak di halaman selanjutnya.