Malaysia Temukan Varian Omicron Saat Uji Ulang Sampel Positif Corona

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Des 2021 13:56 WIB
Malaysia menjadi salah satu negara asia yang dinilai berhasil melawan pandemi COVID-19. Lebih dari setengah kasus positif di sana telah dinyatakan sembuh.
Ilustrasi (dok. AP/Vincent Thian)
Kuala Lumpur -

Otoritas Malaysia mendeteksi kasus pertama untuk varian baru virus Corona (COVID-19), Omicron, di wilayahnya. Ditekankan otoritas Malaysia bahwa kasus varian Omicron ini ditemukan setelah melakukan pengujian ulang terhadap sampel-sampel positif Corona di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

Seperti dilansir Associated Press dan Reuters, Jumat (3/12/2021), Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pengujian ulang terhadap 74 sampel positif Corona di KLIA antara 11-28 November, usai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan varian Omicron sebagai 'variant of concern' pada 24 November.

Hasilnya yang keluar pada Kamis (2/12) waktu setempat menunjukkan varian Omicron ditemukan pada seorang mahasiswi asing berusia 19 tahun yang tiba dari Afrika Selatan sekitar dua pekan lalu.

Mahasiswi yang tidak disebut asal kewarganegaraannya ini transit di Singapura dan tiba di Malaysia pada 19 November lalu. Dia langsung menjalani tes PCR dan dinyatakan positif Corona keesokan harinya, kemudian menjalani karantina selama 10 hari sebelum diperbolehkan pulang pada 29 November.

Khairy menyebut bahwa mahasiswi ini tidak mengalami gejala-gejala apapun dan sudah divaksinasi Corona. Lima orang lainnya yang menumpang kendaraan yang sama dengannya sebelum dia menjalani karantina, telah dites Corona dan semua hasilnya negatif.

Ditekankan Khairy bahwa mahasiswi itu tiba di Malaysia sebelum Afrika Selatan melaporkan kasus pertama varian Omicron kepada WHO pada 24 November lalu.

"Yang penting adalah individu ini sudah mematuhi karantina rumah sepenuhnya... sudah divaksinasi penuh dan asymptomatic. Kami telah melakukan pelacakan kontak baik secara otomatis maupun manual, dan sejauh ini kasus ini dapat diatasi," ujar Khairy.

Tonton video 'WHO Soal Omicron: Semua Negara Kurangi Penyebaran Risiko!':

[Gambas:Video 20detik]