OKI Akan Bahas Krisis Kemanusiaan di Afghanistan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 15:06 WIB
Taliban akan kembali berlakukan hukuman potong tangan untuk pencuri. Meski dikritik publik, Taliban pastikan hukuman itu akan diterapkan lagi di Afghanistan.
ilustrasi Afghanistan (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemerintah Pakistan telah menawarkan untuk menjadi tuan rumah pertemuan puncak para menteri luar negeri dari Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang membayangi di Afghanistan. Pertemuan tersebut akan digelar bulan depan.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah berulang kali memperingatkan bahwa Afghanistan berada di ambang krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengatakan bahwa OKI "harus turun tangan untuk membantu saudara-saudara kita di Afghanistan".

"Kita harus meningkatkan upaya kolektif kita untuk meringankan kebutuhan kemanusiaan rakyat Afghanistan," katanya dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (30/11/2021).

Tawaran Pakistan tersebut datang setelah permintaan dari Arab Saudi, yang saat ini memimpin kelompok beranggotakan 57 negara itu.

Pertemuan ini kemungkinan akan menjadi pertemuan internasional terbesar tentang Afghanistan sejak kembalinya Taliban menjadi penguasa negeri itu.

Setelah Taliban merebut kekuasaan setelah penarikan mundur pasukan Amerika Serikat pada Agustus, lebih dari separuh wilayah negara itu menghadapi kekurangan pangan "akut".

Prospek musim dingin yang panjang meningkatkan momok kelaparan massal dan migrasi.

Tonton juga Video: Taliban Klaim Akan Perluas Fasilitas Pendidikan untuk Wanita Afghanistan

[Gambas:Video 20detik]