Mesir Hukum Gantung 22 Militan Atas 54 Serangan

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 25 Nov 2021 18:57 WIB
hukum gantung
Foto: Internet
Jakarta -

Sebuah pengadilan Mesir pada hari Kamis (25/11) menjatuhkan hukuman gantung pada 22 militan atas 54 serangan, termasuk percobaan pembunuhan seorang mantan menteri dalam negeri.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (25/11/2021), sumber pengadilan mengatakan bahwa orang-orang itu dinyatakan bersalah melakukan 54 "operasi teroris" di seluruh Mesir, termasuk pembunuhan seorang perwira polisi senior serta mencoba membunuh mantan menteri dalam negeri Mohamed Ibrahim.

Eksekusi di Mesir terhadap warga sipil dilakukan dengan cara digantung. Mereka yang dijatuhi hukuman mati termasuk mantan perwira polisi, dan vonis ini tidak dapat diajukan banding.

Ke-22 terpidana itu dinyatakan bersalah menjadi anggota kelompok Ansar Beit al-Maqdis, yang berjanji setia kepada kelompok ISIS pada tahun 2014.

Pengadilan Kasasi, pengadilan banding tertinggi di Mesir, juga menguatkan hukuman penjara terhadap 118 orang lainnya dalam kasus yang sama, mulai dari hukuman penjara beberapa tahun hingga penjara seumur hidup.

Mesir telah bertahun-tahun memerangi pemberontakan sengit di wilayah Sinai Utara yang meningkat setelah penggulingan presiden Mohamed Morsi oleh militer pada 2013.

Pada Februari 2018, tentara dan polisi melancarkan operasi nasional melawan gerilyawan yang berfokus di Sinai Utara.