Eks Diktator Korsel 'Penjagal Gwangju' Meninggal di Usia 90 Tahun

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 23 Nov 2021 13:17 WIB
korsel
Chun Doo-hwan (Foto: KIM JAE-HWAN AFP/File)

Pada tahun 1996, dia dihukum karena pengkhianatan dan dijatuhi hukuman mati, sebagian atas apa yang terjadi di Gwangju. Namun, eksekusinya diringankan di tingkat banding dan dia dibebaskan setelah pengampunan presiden.

Jumlah resmi korban tewas atau hilang di Gwangju adalah sekitar 200 orang, tetapi para aktivis mengatakan angka sebenarnya mungkin tiga kali lebih tinggi.

Chun dan para politisi sayap kanan di Korea Selatan menganggap peristiwa di Gwangju sebagai "kerusuhan". Mantan diktator itu membantah terlibat langsung dalam penindasan pemberontakan.

Selama pemerintahannya, Chun juga selamat dari sebuah upaya pembunuhan.

Pada kunjungan kenegaraan ke Myanmar pada tahun 1983, agen Korea Utara mencoba membunuhnya dengan mengebom sebuah upacara peringatan.

Di tahun-tahun terakhirnya, Chun menghadapi banyak persidangan. Dia dinyatakan bersalah atas pencemaran nama baik tahun lalu sehubungan dengan pemberontakan Gwangju.


(ita/ita)