Manuver Prancis Ogah Lockdown Padahal Lonjakan Corona Bikin Geger

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 20:02 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron
Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: AP Photo/Thibault Camus)

Prancis menerapkan syarat bukti vaksinasi atau hasil tes negatif Corona untuk masuk ke dalam restoran, kafe dan bioskop, juga saat naik kereta jarak jauh, di antara aktivitas-aktivitas publik lainnya.

Macron juga masih menunggu panduan otoritas kesehatan Prancis soal apakah dosis ketiga vaksin Corona harus diperluas untuk semua orang yang memenuhi syarat untuk divaksin atau tidak. Dosis ketiga atau suntikan booster saat ini hanya diberikan untuk warga berusia 65 tahun ke atas dan dalam kondisi lemah.

"Jika terbukti bahwa dosis ketiga efektif dan diperlukan untuk masyarakat yang lebih luas, maka jelas kita akan memasukkannya ke dalam izin kesehatan," ucapnya.

Gelombang Kelima Corona di Eropa

Negara-negara di Eropa menghadapi gelombang kelima penyebaran Corona. Salah satu negara yang menghadapi lonjakan kasus adalah Swiss.

Meski ada lonjakan kasus, Menteri Kesehatan Swiss Alain Berset bersikeras pembatasan COVID-19 tidak diperlukan meskipun kasus baru setiap hari meningkat empat kali lipat dalam sebulan ke level tertinggi sepanjang tahun.

"Kita jelas menghadapi gelombang kelima," kata Alain Berset pada konferensi pers, menambahkan bahwa perjalanan pandemi "akan tergantung pada perilaku kita semua".

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.