Rumah Mantan Menlu India Diserang Massa, Ada Apa?

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 14:57 WIB
Indian Foreign minister Salman Khurshid arrives at the World Forum in The Hague on March 24, 2014 on the first day of the two-day Nuclear Security Summit (NSS) . AFP PHOTO/POOL/MARCO DE SWART (Photo by MARCO DE SWART / POOL / AFP)
Eks Menlu India, Salman Khurshid (dok. AFP/MARCO DE SWART)
New Delhi -

Sekelompok militan Hindu menyerang rumah mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) India. Ini menjadi insiden kekerasan antaragama terbaru yang disebut para pengkritik semakin berkobar di bawah Perdana Menteri (PM) Narendra Modi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (16/11/2021), Salman Khurshid, seorang mantan Menlu yang penganut Muslim, merupakan anggota partai oposisi utama Partai Kongres India.

Bulan lalu, dia baru saja merilis buku yang isinya membandingkan nasionalisme Hindu yang berkembang di bawah pemerintahan Modi dengan kelompok-kelompok ekstremis seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Kepolisian setempat mengatakan bahwa gerombolan sekitar 20 orang dari kelompok Hindu garis keras setempat berkumpul di luar rumah Khurshid yang ada di dekat kota Nainital pada Senin (15/11) waktu setempat.

"Mereka meneriakkan slogan-slogan, melemparkan batu, merusak beberapa kaca jendela, mengobrak-abrik (pintu masuk) dan melakukan pembakaran (terhadap sebuah pintu)," tutur kepala kepolisian setempat, Jagdish Chandra, kepada AFP.

Media lokal The Times of India melaporkan bahwa kelompok itu juga melakukan pembakaran patung menyerupai Khurshid, melepaskan tembakan dan mengancam anak menantu penjaga rumah Khurshid dengan senjata api.