Timah, Merek Whiskey Malaysia Picu Kontroversi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 11:48 WIB
The name of Timah whiskey harks back to the tin mining era in the British Malaya, says its manufacturer. (Photo: Facebook/TIMAH)
Whiskey buatan Malaysia yang menjadi kontroversi (Facebook/TIMAH via Channel News Asia)
Kuala Lumpur -

Minuman beralkohol whiskey buatan Malaysia memicu kontroversi setelah sejumlah pihak, termasuk Partai Islam Se-Malaysia (PAS), mempersoalkan nama merek yang disebut menyinggung nama putri Nabi Muhammad SAW.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (16/11/2021), whiskey dengan merek 'Timah' itu disebut oleh beberapa pihak, menyinggung nama putri Nabi Muhammad SAW, Fatimah. Mereka juga mengkritik label botol whiskey yang disebut mirip seorang pria yang mengenakan kopiah yang biasa digunakan umat Muslim.

Produsen whiskey tersebut menjelaskan bahwa nama 'Timah' merujuk pada tambang timah pada era kolonial di Malaya. Sedangkan pria dalam label botol whiskey tersebut merupakan Kapten Tristram Speedy, seorang perwira Inggris di Malaya pada era kolonial Inggris.

Kontroversi ini memicu perhatian pemerintah Malaysia dan memicu rapat khusus oleh kabinet pemerintahan.

Pada 28 Oktober lalu dalam rapat dengan jajaran Menteri Malaysia, seperti dilansir The Star, produsen whiskey tersebut meminta waktu seminggu untuk melakukan diskusi bersama para pemegang saham dan dewan direksi soal perubahan nama dan label botol.

Dalam pernyataan terbaru via Facebook pada Sabtu (13/11) waktu setempat, Menteri Transportasi Wee Ka Siong menyatakan bahwa kabinet telah membahas persoalan ini dan menyebutnya sekarang telah diselesaikan.

"Timah tidak perlu mengubah namanya dan produsen juga sepakat memberikan penjelasan lebih lanjut tentang asal-usul Timah. Timah berarti bijih timah, yang berkaitan dengan bijih timah atau tambang timah," ucapnya.

Tonton juga Video: Aturan Malaysia soal Penggunaan Ganja untuk Medis

[Gambas:Video 20detik]