Awas! Flu Burung Menyebar di Eropa dan Asia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 16 Nov 2021 09:33 WIB
Chicken in a coop
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Sejumlah wabah flu burung yang parah di Eropa dan Asia telah dilaporkan dalam beberapa hari terakhir ke Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE). Ini sebagai tanda virus flu burung kembali menyebar dengan cepat.

Seperti diberitakan kantor berita Reuters, Selasa (16/11/2021), penyebaran flu burung yang sangat patogen, biasa disebut flu burung, telah membuat industri unggas waspada setelah wabah sebelumnya menyebabkan pemusnahan puluhan juta ekor unggas. Wabah ini juga sering menyebabkan pembatasan perdagangan.

Wabah ini juga menarik perhatian para ahli epidemiologi karena virus tersebut dapat ditularkan ke manusia. China telah melaporkan 21 infeksi pada manusia dengan subtipe H5N6 flu burung sepanjang tahun ini, lebih banyak dari keseluruhan tahun 2020.

Korea Selatan melaporkan wabah flu burung sebuah di peternakan berisi sekitar 770.000 ekor unggas di Chungcheongbuk-do. Demikian dilaporkan OIE pada Senin (15/11), mengutip laporan dari pihak berwenang Korea Selatan. Semua hewan kemudian dimusnahkan.

Juga di Asia, Jepang melaporkan wabah flu burung pertamanya pada musim dingin 2021, di sebuah peternakan unggas di timur laut negara itu, kata OIE, membenarkan pernyataan pekan lalu oleh Kementerian Pertanian Jepang. Serotipe wabah ini adalah H5N8.

Di Eropa, kata OIE, Norwegia melaporkan wabah flu burung H5N1 di wilayah Rogaland pada 7.000 ekor burung.

Wabah umumnya terjadi pada musim gugur, disebarkan oleh burung-burung liar yang bermigrasi.

Lihat juga Video: Laporan Rusia soal Pertama Kalinya Flu Burung H5N8 Menular ke Manusia

[Gambas:Video 20detik]