Anak 9 Tahun Meninggal, Korban Jiwa Konser Travis Scott Jadi 10 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 15 Nov 2021 16:20 WIB
Houston -

Seorang bocah berusia 9 tahun meninggal dunia setelah terjebak insiden desak-desakan dalam konser rapper Amerika Serikat (AS), Travis Scott, di Houston, Texas. Bocah laki-laki ini menjalani perawatan medis di rumah sakit dengan dipasangi alat penyokong kehidupan selama seminggu sebelum dinyatakan meninggal.

Seperti dilansir Reuters, Senin (15/11/2021), bocah laki-laki yang bernama Ezra Blount (9) ini meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya pada Minggu (14/11) waktu setempat.

Dengan kematian Blount, maka total 10 orang tewas dalam konser yang digelar dalam rangkaian festival musik Astroworld Festival di NRG Stadium, Houston, pada 5 November lalu. Para korban luka sejauh ini berusia antara 9 tahun hingga 27 tahun.

Insiden desak-desakan berujung maut itu terjadi saat rapper Travis Scott tampil di hadapan 50 ribu orang. Kondisi penonton di lokasi konser menjadi tak terkendali setelah kerumunan memaksa maju semakin mendekati panggung.

"Keluarga Blount malam ini berduka atas kehilangan putra kecil mereka yang berharga, yang tidak bisa dipahami. Ini tidak seharusnya menjadi hasil dari mengajak putra mereka ke sebuah konser," ucap pengacara yang mewakili keluarga Blount, Ben Crump, dalam pernyataannya.

Crump menambahkan bahwa pihak penyelenggara konser seharusnya bisa mencegah kematian dan luka-luka dengan menghentikan konser dan menyalakan lampu saat kekacauan terjadi di tengah kerumunan penonton konser.

Bersama dengan sejumlah pengacara lainnya yang mewakili korban luka-luka, Crump mengajukan gugatan hukum terhadap Scott dan penyelenggara konser tersebut. Gugatan itu menuduh adanya kelalaian dalam pengendalian massa, kegagalan dalam memberikan penanganan medis yang layak dan kurangnya persiapan untuk situasi darurat.

Pada Kamis (11/11) lalu, Scott meminta para korban dan keluarganya untuk menghubungi dirinya. Dia menyatakan dirinya 'sangat ingin menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan'. Rapper AS ini sebelumnya menawarkan untuk membayar biaya pemakaman dan konseling kesehatan mental.

(nvc/ita)