Tentara Wanita Mengaku Diperkosa di Istana Kepresidenan Prancis!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 10:52 WIB
French President Emmanuel Macron reacts as he listen to the speech of Portuguese Prime Minister Antonio Costa, Wednesday, Dec. 16, 2020 in Paris. French President Emmanuel Macron has tested positive for COVID-19, the presidential Elysee Palace announced on Thursday. (AP Photo/Francois Mori)
Presiden Prancis Emmanuel (Foto: AP Photo/Francois Mori)

Dilaporkan Liberation bahwa tentara wanita itu melaporkan pemerkosaan tersebut di kantor polisi terdekat beberapa jam setelah acara resepsi.

Saat dimintai komentar, seorang pejabat kepresidenan mengatakan kepada AFP bahwa "segera setelah pihak berwenang mengetahui klaim ini, tindakan segera diambil untuk mendukung terduga korban dan orang yang dituduh segera dipindahkan jauh dari Elysee."

Menurut Liberation, polisi telah menahan tentara yang dituduh memperkosa tersebut untuk diinterogasi. Menteri Pertahanan Florence Parly juga telah memerintahkan penyelidikan paralel yang dapat membawanya ke hadapan komite disiplin.

Macron, yang kemungkinan akan mencalonkan diri kembali dalam pemilihan April mendatang, telah menjadikan penanganan kekerasan terhadap perempuan sebagai tema utama kepresidenannya.

Sebuah jajak pendapat Odoxa yang dirilis Kamis (11/11) menunjukkan dia tetap menjadi yang terdepan dengan 25 persen suara pada putaran pertama pemungutan suara. Disusul kemudian oleh kandidat sayap kanan, Marine Le Pen dengan 18 persen suara.


(ita/ita)