2 Penerjun Payung Rusia Tewas dalam Latihan Militer Bersama Belarusia

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 03:37 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
ilustrasi (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Moscow -

Dua pasukan penerjun payung Rusia tewas dalam latihan militer dengan Belarusia di dekat perbatasan barat dengan Polandia. Insiden itu disebabkan karena parasut kedua penerjun payung tersebut tidak berfungsi saat angin kencang.

"Meskipun ada upaya dokter, kedua prajurit Rusia meninggal karena luka-luka mereka," kata Kementerian Pertahanan Belarusia dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita Rusia, seperti dilansir dari AFP, Sabtu (13/11/2021).

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (12/11), saat itu militer Belarus dan Rusia tengah mengadakan latihan militer bersama di mana krisis migran sedang berlangsung. Kementerian Pertahanan Belarus mengatakan kelompok taktis batalyon gabungan dari pasukan terjun payung dari kedua negara menggelar latihan di jangkauan Gozhsky di Belarus Barat.

"Latihan itu dilakukan karena peningkatan aktivitas militer di dekat perbatasan," ucap kementerian itu.

"Pesawat Il-76 Rusia dan helikopter militer Belarusia terlibat dalam latihan tersebut di mana para prajurit melakukan sejumlah tugas pelatihan tempur", tambahnya.

Kementerian Pertahanan di Moskow mengatakan telah mengirim pasukan terjun payung ke Belarus bertujuan untuk latihan bersama sebagai bagian dari pemeriksaan kesiapan tempur kejutan.

Ratusan migran, terutama orang Kurdi, telah terjebak selama berhari-hari di perbatasan Belarusia-Polandia dalam suhu yang hampir beku, dengan kelompok-kelompok bantuan memperingatkan akan bencana kemanusiaan yang mengancam.

Negara-negara Barat menuduh pemerintah Belarusia memikat mereka ke negara itu dan mengirim mereka untuk menyeberang ke Polandia sebagai pembalasan atas sanksi sebelumnya atas tindakan keras Minsk terhadap oposisi.

Simak juga Video: Pesawat Kargo Rusia Jatuh, 7 Orang Tewas

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)