International Updates

Bintang Syur Dibui Usai Pamer Bokong Depan Rumah Putin, AS Sorot Nuklir China

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 04 Nov 2021 16:07 WIB
In this photo made available on Sunday, March 21, 2021, Russian President Vladimir Putin poses for a photo in a taiga forest in Russias Siberian region. Putin and Russia Defense Minister Sergei Shoigu are spending the weekend in Siberia said Kremlin spokesman Dmitry Peskov. (Alexei Druzhinin, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Alexei Druzhinin, Sputnik, Kremlin Pool Photo via AP)
Jakarta -

Seorang bintang film dewasa Rusia telah dijatuhi hukuman 14 hari penjara karena "perilaku tidak tertib", setelah memposting serangkaian foto yang memamerkan bokong telanjangnya di depan Kremlin, kediaman resmi Presiden Vladimir Putin.

Rita Fox, yang nama aslinya adalah Ksenia Damova, melaporkan hal itu melalui saluran Telegramnya, di mana dia menerbitkan sejumlah foto syur.

"Halo semuanya. Ini beritanya: Saya sudah dipenjara selama 14 hari. Saya akan dihukum karena perilaku tidak tertib," tulisnya seperti diberitakan media lokal Russia Today, Kamis (4/11/2021).

Kasus bintang porno tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian hukuman yang diberikan karena tindak asusila di tempat umum Rusia.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (4/11/2021):

- AS Minta Arab Saudi Cs Berbaikan dengan Lebanon

Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya tengah berselisih terkait pernyataan seorang menteri Lebanon mengenai perang Yaman. Terkait hal itu, pemerintah Amerika Serikat meminta Saudi dan sekutu Teluknya untuk memulihkan hubungan dengan Lebanon. Washington menyatakan bahwa negara yang tengah dilanda krisis itu membutuhkan dukungan internasional.

"Posisi kami adalah saluran diplomatik harus tetap terbuka jika kita ingin memperbaiki kondisi kemanusiaan rakyat Lebanon," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price kepada wartawan seperti dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (4/11/2021).

Pernyataan itu muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati di sela-sela KTT iklim PBB di Glasgow.

- Biden Kritik Putin karena Tak Hadiri KTT COP26, Rusia Membalas!

Pemerintah Rusia bereaksi atas kritikan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden terhadap Presiden Vladimir Putin karena ketidakhadirannya di KTT COP26 di Glasgow. Kremlin menegaskan bahwa Rusia serius tentang perubahan iklim.

Dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (4/11/2021), juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan "kami tidak setuju" ketika ditanya mengenai tuduhan Biden bahwa China dan Rusia gagal menunjukkan kepemimpinan dalam perubahan iklim.

"Kami tentu tidak menganggap remeh acara di Glasglow, tetapi langkah Rusia konsisten dan bijaksana dan serius," tambahnya.

Sebelumnya, Biden pada Selasa (2/11) lalu mengecam Putin karena tidak menghadiri konferensi iklim di Glasgow dan menyinggung tentang hutan-hutan yang terbakar di Rusia. "Dia memiliki masalah yang serius, masalah iklim serius, dan dia tidak mau melakukan apa pun," cetus Biden.

Selain Putin, Biden juga mengkritik Presiden China Xi Jinping karena tidak hadir di KTT COP26.

- Abaikan Tekanan Internasional, Myanmar Larang Utusan ASEAN Temui Suu Kyi

Junta militer Myanmar bersikukuh dengan keputusannya untuk menolak akses utusan Asia Tenggara untuk menemui mantan pemimpin sipil, Aung San Suu Kyi. Junta terang-terangan menolak tekanan internasional untuk mematuhi rencana perdamaian regional yang disepakati pada April lalu.