Joe Biden Kritik Perilaku 'Memaksa' China di Selat Taiwan

Mutia Safira - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 16:08 WIB
President Joe Biden speaks about the end of the war in Afghanistan from the State Dining Room of the White House, Tuesday, Aug. 31, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Joe Biden (dok. AP Photo/Evan Vucci)

Tahun 1979 silam, AS mengalihkan pengakuan ke Beijing, namun pada waktu bersamaan Kongres AS juga menyetujui Undang-Undang Hubungan Taiwan yang mewajibkan pasokan senjata untuk pulau itu untuk mempertahankan diri.

Washington sengaja mengambil posisi ambigu soal apakah pihaknya akan mengintervensi jika China menyerang Taiwan.

Dalam KTT yang berlangsung Rabu (27/10) waktu setempat ini, Biden juga menyinggung klaim maritim China dengan menyatakan bahwa AS "berkomitmen penuh pada kebebasan laut, jalur perairan yang terbuka, dan lalu lintas perdagangan tanpa hambatan, termasuk di Laut China Selatan."

Lebih lanjut Biden juga menambahkan akan "berbicara untuk hak asasi manusia di Xinjiang dan Tibet, dan hak-hak warga Hongkong."


(nvc/nvc)