11 Orang Tewas dalam Serangan di Irak yang Diduga Dilakukan ISIS

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 04:43 WIB
A shot is fired by Canadas Zina Kocher as she competes in the Womens Biathlon 4x6 km Relay at the Laura Cross-Country Ski and Biathlon Center during the Sochi Winter Olympics on February 21, 2014, in Rosa Khutor, near Sochi.  AFP PHOTO / KIRILL KUDRYAVTSEV        (Photo credit should read KIRILL KUDRYAVTSEV/AFP/Getty Images)
Ilustrasi (Foto: AFP)
Baghdad -

Sebanyak 11 orang tewas dalam serangan di sebuah desa di Irak timur. Sumber keamanan menuduh serangan itu dilakukan oleh ISIS.

Dilansir AFP, Rabu (27/10/2021) serangan terhadap Al-Rashad di provinsi Diyala menyebabkan "11 tewas dan 13 terluka," kata sumber keamanan setempat.

Sumber keamanan lainnya mengatakan bahwa warga sipil termasuk di antara mereka yang terbunuh oleh tembakan senjata ringan di desa itu. Daerah itu kini telah ditutup dan bala bantuan dikirim untuk memburu para penyerang.

Kedua sumber tersebut mengatakan sebagian besar penduduk desa berasal dari suku Bani Tamim yang sama dengan gubernur provinsi Diyala.

ISIS meningkatkan serangan untuk mengendalikan sebagian besar Irak dan Suriah pada tahun 2014. Akan tetapi 'kekhalifahan' mereka kemudian runtuh di bawah serangan berturut-turut.

Irak menyatakan kalah pada 2017 dan kelompok itu dihancurkan di negara tetangga Suriah pada 2019. Namun ancaman jihadis tetap ada dan kelompok itu terus melakukan serangan.

Sebuah laporan PBB yang diterbitkan awal tahun ini memperkirakan bahwa sekitar 10.000 pejuang ISIS tetap aktif di Irak dan Suriah. Pada awal September, 13 petugas polisi federal Irak tewas dalam serangan ISIS di pos pemeriksaan mereka di dekat kota utara Kirkuk.

Sementara pada bulan Juli, kelompok tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan di sebuah pasar di distrik Syiah Baghdad, Kota Sadr. Dalam serangan itu sekitar 30 orang tewas.

Awal bulan ini, pihak berwenang mengumumkan dua penangkapan signifikan di luar Irak. Penangkapan itu mengenai perencana serangan yang diklaim ISIS tahun 2016 yang menewaskan 320 orang di Baghdad, dan tersangka kepala keuangan ISIS, Sami Jasim al-Jaburi.

(lir/lir)