AS Setop Bantuan Rp 9,9 T untuk Sudan Usai Kudeta Militer

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 10:34 WIB
In this frame taken from video, the head of the military, Gen. Abdel-Fattah Burhan, announced in a televised address, that he was dissolving the countrys ruling Sovereign Council, as well as the government led by Prime Minister Abdalla Hamdok, in Khartoum, Sudan, Monday, Oct. 25, 2021. Burhan said the military will run the country until elections in 2023. His announcement came hours after his forces arrested the acting prime minister and other senior government officials. (Sudan TV via AP)
Jenderal Abdel-Fattah Burhan saat mengumumkan militer Sudan mengambil alih kekuasaan dari pemerintahan sipil (Sudan TV via AP)
Washington DC -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menghentikan sementara bantuan sebesar US$ 700 juta (Rp 9,9 triliun) untuk Sudan setelah militer melancarkan kudeta dan mengambil alih kekuasaan. Otoritas AS menyerukan pemulihan segera pemerintahan sipil di negara tersebut.

"Pemerintah transisi yang dipimpin sipil harus segera dipulihkan dan mewakili kehendak rakyat," cetus juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price, kepada wartawan seperti dilansir AFP, Selasa (26/10/2021).

"Menyoroti perkembangan ini, Amerika Serikat menghentikan bantuan," imbuhnya.

Dijelaskan Price bahwa penghentian ini terkait paket bantuan ekonomi sebesar US$ 700 juta yang bertujuan membantu transisi demokrasi Sudan yang berlangsung sejak lengsernya diktator Presiden Omar al-Bashir pada April 2019.

"Kami menghentikan sementara jumlah penuh tersebut," sebutnya.

"Kami sangat mendukung rakyat Sudan. Rakyat Sudan telah memperjelas aspirasi mereka untuk kelanjutan trasisi menuju demokrasi dan kami akan terus mendukung itu termasuk, jika dibutuhkan, dengan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang bertanggung jawab atas tindakan anti-demokrasi ini," tegasnya.

Price juga memperingatkan militer Sudan untuk 'menahan diri dari setiap tindak kekerasan terhadap demonstran' setelah tiga orang dilaporkan tewas dalam penindakan demonstran yang menentang pengambilalihan kekuasaan oleh militer itu.

Tonton Video: Perdana Menteri Ditangkap Militer dalam Kudeta, Sudan Memanas!

[Gambas:Video 20detik]