Bos Gembong Narkoba Paling Dicari di Kolombia Ditangkap!

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 12:06 WIB

Otoniel mengambil alih kepemimpinan Klan Teluk - sebelumnya dikenal sebagai KlanUsuga - dari saudaranya Juan deDios, yang dibunuh oleh polisi pada tahun 2012.

Menurut lembaga independen Indepaz, Klan Teluk berada di hampir 300 kota di Kolombia.

Pemerintah Kolombia menyalahkan Klan Teluk -- yang bertanggungjawab atas perdagangan narkoba, penambangan ilegal, dan pemerasan -- karena menjadi salah satu pendorong utama kekerasan nasional terburuk sejak penandatanganan pakta perdamaian dengan gerilyawan FARC pada 2016.

Amerika Serikat bahkan telah menawarkan hadiah senilai $ 5 juta dollar untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Otoniel, yang merupakan salah satu pria paling ditakuti di Kolombia.

Pada 2017, Otoniel bersedia untuk berunding dengan pemerintah Kolombia. Namun kesediaan Otoniel ditanggapi pemerintah dengan mengirimkan 1.000 tentara untuk memburunya.

Seperti diketahui, Kolombia terkenal sebagai penyedia kokain terbesar di dunia, dengan Amerika Serikat sebagai pasar utamanya. Meski begitu, selama 50 tahun lamanya Kolombia tengah berusaha menekan perdagangan narkoba.

Di daerah-daerah terpencil di mana hanya ada sedikit kehadiran pemerintah, kelompok-kelompok kriminal seperti Klan Teluk, gerilyawan pembangkang FARC, dan pemberontak ELN saling bertempur untuk mengendalikan jalur perdagangan narkoba dan operasi penambangan ilegal di Kolombia.


(izt/dhn)