Biden-Macron Bahas Pertahanan Eropa Lebih Kuat Usai Polemik Kapal Selam

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 04:15 WIB
President Joe Biden speaks about the end of the war in Afghanistan from the State Dining Room of the White House, Tuesday, Aug. 31, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Joe Biden (AP Photo/Evan Vucci)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Perancis Emmanuel Macron membahas penguatan pertahanan Eropa dalam panggilan telepon. Gedung Putih mengatakan Washington berusaha untuk memperbaiki hubungan setelah perselisihan sengit mengenai kontrak kapal selam.

"Membahas upaya untuk memungkinkan pertahanan Eropa yang lebih kuat dan lebih mampu sambil memastikan saling melengkapi dengan NATO," kata pernyataan itu, seperti dilansir AFP, Sabtu (23/10/2021).

Biden akan bertemu Macron di Roma akhir bulan ini, dan pernyataan itu mengatakan menantikan kesempatan untuk "mengambil saham dari banyak bidang kerja sama AS-Perancis, dan memperkuat kepentingan bersama kami".

Keduanya terakhir berbicara pada 22 September lalu untuk percakapan pertama mereka sejak pertengkaran hebat atas penjualan kapal selam ke Australia yang membuat hubungan sangat tegang.

Secara khusus, Australia setuju untuk mengakuisisi sub teknologi nuklir AS dan dengan demikian membatalkan kesepakatan besar yang sudah ada dengan Perancis untuk membeli kapal selam konvensional. Kesepakatan baru membuat marah Perancis.

Macron mengingat Duta Besar Perancis untuk Washington dan Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian membandingkan metode sepihak Biden dengan mantan Presiden Donald Trump tetapi 'tanpa tweet'.

Meskipun Biden tidak meminta maaf karena diam-diam bernegosiasi untuk menjual kapal selam nuklir ke Australia, dia mengakui bahwa masalah itu ''akan mendapat manfaat dari konsultasi terbuka di antara sekutu," menurut sebuah pernyataan sesudahnya.

Simak juga Video: Insinyur Kapal Selam AS Didakwa Upaya Spionase

[Gambas:Video 20detik]