International Updates

Singapura Terancam Kewalahan Gegara Corona, Taliban Kerja Sama dengan China

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 16:34 WIB
Singapura melaporkan kasus gejala berat dan angka pasien Corona rawat inap meningkat beberapa hari terakhir. Ratusan orang terinfeksi dari klaster perkantoran hingga asrama.
ilustrasi (Foto: Getty Images)

India mengalami lonjakan besar dalam kasus COVID-19 pada bulan April dan Mei lalu, melaporkan lebih dari 400.000 infeksi dan 4.000 kematian per hari, dengan banyak rumah sakit tidak mampu mengatasinya dan krematorium pun kewalahan.

- Hadapi ISIS, Taliban Setuju Kerja Sama dengan Rusia-China-Iran

Penguasa baru Afghanistan, Taliban setuju untuk bekerja sama dengan Rusia, China dan Iran dalam keamanan regional. Persetujuan ini tercapai setelah Rusia memperingatkan bangkitnya kembali kelompok ISIS dan ancaman perdagangan narkoba setelah pengambilalihan kelompok garis keras itu di Afghanistan.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (21/10/2021), selama pembicaraan di Moskow, ibu kota Rusia pada Rabu (20/10) waktu setempat, sepuluh negara peserta juga menyerukan bantuan kemanusiaan "mendesak" untuk Afghanistan dan mengatakan negara-negara yang baru-baru ini menarik pasukan dari Afghanistan harus mendanai upaya rekonstruksi.

Pertemuan di Moskow ini merupakan penampilan internasional terbaru Taliban sejak mereka mengambil alih kekuasaan pada Agustus.

- Kasus Corona Tinggi Terus, Singapura Terancam Kewalahan!

Pejabat pemerintah Singapura mengingatkan bahwa sistem perawatan kesehatan di negara itu berisiko "kewalahan" akibat lonjakan kasus infeksi virus Corona.

Sebelumnya pada Rabu (20/10), Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan 18 kematian dalam sehari -- jumlah kematian tertinggi Singapura dalam satu hari -- dan 3.862 kasus baru COVID-19, hanya sedikit dari rekor 3.994 kasus sehari sebelumnya.

"Pada situasi saat ini, kita menghadapi risiko besar sistem perawatan kesehatan yang kewalahan," kata Lawrence Wong, salah satu ketua gugus tugas pemerintah melawan COVID-19, sebelum angka baru tersebut dirilis, seperti diberitakan AFP, Kamis (21/10/2021).

Wong, yang juga Menteri Keuangan, mengatakan hampir 90 persen tempat tidur isolasi di rumah sakit telah terisi dan lebih dari dua pertiga tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) telah terisi.


(ita/ita)