Kendaraan Taliban Dilempari Granat di Kabul, 2 Petempur dan 4 Anak Luka-luka

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 12:54 WIB
Taliban akan kembali berlakukan hukuman potong tangan untuk pencuri. Meski dikritik publik, Taliban pastikan hukuman itu akan diterapkan lagi di Afghanistan.
Ilustrasi -- Petempur Taliban di Afghanistan (dok. AP Photo)
Kabul -

Satu granat tiba-tiba dilemparkan ke kendaraan Taliban yang ada di ibu kota Kabul, Afghanistan, pada Rabu (20/10) pagi waktu setempat. Ledakan granat itu melukai dua petempur Taliban dan empat anak sekolah yang ada di dekat lokasi.

"Pagi ini sebuah granat dilemparkan ke kendaraan mujahidin di Deh Mazang, melukai dua mujahidin," sebut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Taliban, Qari Sayed Khosti, seperti dilansir AFP, Rabu (20/10/2021).

Seorang pejabat setempat lainnya menyebut ada empat korban luka lainnya. "Informasi awal kami menunjukkan dua siswa sekolah luka-luka," ucap pejabat itu.

Saksi mata menuturkan ledakan terjadi sesaat sebelum pukul 08.00 pagi waktu setempat, saat jam-jam sibuk di distrik Deh Mazang, Kabul bagian barat.

"Saya sedang dalam perjalanan ke tempat kerja, itu pukul 07.55 waktu setempat dan saya mendengar ledakan sangat besar di jalanan. Saya berhasil menyelamatkan diri," tutur saksi mata bernama Amin Amani (35), yang berprofesi sebagai penerjemah.

"Saya melihat banyak asap di spion mobil dan saya melihat orang-orang berlarian," imbuhnya.

Beberapa foto yang diunggah ke media sosial menunjukkan kepulan asap membubung ke udara dari jalanan Kabul.

Tidak disebutkan lebih lanjut oleh pejabat Taliban soal pelaku di balik ledakan granat ini. Belum ada kelompok maupun pihak tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden ini.

Simak video 'Warga Pakistan Minta Taliban Berantas ISIS di Afghanistan':

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/idh)