Menteri Taliban Puji Pengebom Bunuh Diri di Afghanistan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 10:41 WIB
Warga terus memadati Bandara Kabul, Afghanistan. Mereka berniat meninggalkan negaranya.
Ilustrasi bendera Taliban (dok. AP Photo)

Haqqani juga menjanjikan bantuan sebesar US$ 125 (Rp 1,7 juta) dan sebidang tanah untuk setiap keluarga pengebom bunuh diri yang ditemuinya. Tidak disebutkan lebih lanjut jumlah keluarga pengebom bunuh diri yang ditemui Haqqani.

Pada Januari 2018, Hotel Intercontinental yang menjadi lokasi pertemuan antara Haqqani dengan keluarga pengebom bunuh diri itu, diketahui diserbu petempur Taliban yang menembaki para tamu dan staf, serta menyandera belasan orang.

Jaringan Haqqani, yang dibentuk oleh ayah Haqqani, Jalaluddin, merupakan faksi Taliban yang paling ditakuti. Jaringan ini diyakini bertanggung jawab atas sejumlah serangan mematikan di Afghanistan selama dua dekade terakhir.

Berkat kekuatan finansial dan militer -- juga reputasi kekejaman mereka -- jaringan Haqqani berstatus semi-otonomi sambil tetap berada dalam lingkaran Taliban.

Serangan bom bunuh diri, atau yang biasa disebut sebagai operasi martir oleh Taliban, menjadi taktik yang dikerahkan pada awal-awal pemberontakan terhadap pemerintahan Afghanistan yang didukung Amerika Serikat (AS), juga militer dan konvoi NATO.

Sementara itu, Taliban diketahui kini berkonflik dengan kelompok militan Islamic State-Khorasan (IS-K atau ISIS-K) yang mendalangi serentetan serangan bom bunuh diri di Afghanistan beberapa pekan terakhir.


(nvc/idh)