Korban Bom Bunuh Diri di Masjid Afghanistan Bertambah Jadi 41 Orang

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 23:04 WIB
Members of Taliban stand guard near a Shiite mosque in Kandahar province on October 15, 2021, after at least 16 people were killed and 32 wounded when explosions hit a Shiite mosque, a hospital spokesman told AFP. (Photo by JAVED TANVEER / AFP)
Foto: AFP/JAVED TANVEER
Kandahar -

Korban bom bunuh diri di kota Kandahar, Afghanistan bertambah jadi 41 orang. Serangan bom itu berada di masjid Syiah.

"Informasi dari rumah sakit menunjukkan, 41 orang tewas, dan sekitar 70 orang terluka dalam serangan masjid tersebut," kata Direktur Kesehatan Kandahar, Hafiz Abdulhai Abbas, seperti dilansir AFP, Jumat (15/10/2021).

Sekitar 15 ambulans telah dikirim ke lokasi kejadian. Pihak keamanan Taliban mengamankan sekitar daerah tersebut.

"Kami kewalahan," kata seorang dokter di rumah sakit pusat kota Mirwais kepada AFP.

"Terlalu banyak mayat dan orang yang terluka dibawa ke rumah sakit kami. Kami mengharapkan lebih banyak lagi yang akan datang. Kami sangat membutuhkan darah. Kami telah meminta semua media lokal di Kandahar untuk meminta orang-orang datang dan mendonorkan darah," katanya.

Ledakan itu dilaporkan mengguncang Masjid Imam Bargah yang berada di pusat kota Kandahar. Seorang saksi mata menyebut ledakan mengguncang saat sedang salat Jumat, ketika masjid ramai dipenuhi jemaah.

Seorang saksi mata menuturkan kepada AFP bahwa dirinya mendengar tiga suara ledakan, satu di pintu utama masjid, satu lainnya di area selatan masjid dan satu lagi di tempat wudhu para jemaah.

Sejumlah foto dari para jurnalis lokal yang diposting ke media sosial, seperti dilansir Reuters, menunjukkan banyak orang yang meninggal atau mengalami luka serius dengan darah menggenang di lantai masjid.

Simak juga 'Aktivis di Afghanistan Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/isa)