Tegas! Kepala Junta Myanmar Tak Diundang ke KTT ASEAN

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 15:32 WIB
Pemimpin Junta Militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, 24 April 2021. (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Pemimpin Junta Militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing (Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN memutuskan untuk tidak mengundang kepala junta militer Myanmar ke KTT ASEAN yang akan digelar bulan ini.

Keputusan ini sebagai sebuah teguran langka seiring meningkatnya kekhawatiran atas komitmen pemerintah militer untuk rencana meredakan krisis berdarah di negara tersebut.

Para menteri luar negeri ASEAN sepakat pada pertemuan darurat pada Jumat (15/10) malam bahwa kepala junta Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing tidak akan diundang ke KTT virtual ASEAN pada 26-28 Oktober. Demikian disampaikan pemerintah Brunei yang saat ini mendapat giliran memegang jabatan ketua ASEAN.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/10/2021), ASEAN mengambil sikap tegas ini setelah junta menolak permintaan utusan khusus ASEAN untuk Myanmar, Menteri Luar Negeri Kedua Brunei, Erywan Yusof, untuk bertemu dengan semua pihak terkait, yang mencakup pemimpin pemerintah sipil digulingkan, Aung San Suu Kyi.

ASEAN dalam pernyataannya mencatat "kemajuan yang tidak memadai" dalam pelaksanaan rencana lima poin yang disepakati oleh para pemimpin ASEAN pada April lalu, untuk mengakhiri kekacauan menyusul kudeta pada Februari.

"Dan beberapa negara anggota merekomendasikan memberi ruang kepada Myanmar untuk memulihkan urusan dalam negerinya dan kembali normal," demikian pernyataan ASEAN.

Simak juga '9 Menlu ASEAN Tak Beri Pengakuan Status Junta Myanmar':

[Gambas:Video 20detik]