Tegang! Kapal Perang Rusia Usir Kapal AS yang Dekati Perairannya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 13:55 WIB
This photo provided bythe U.S. 5th Fleet, shows a Russian Navy ship approaching an American warship in the North Arabian Sea, on Thursday, Jan. 9, 2020.  A spokesman for U.S. 5th Fleet said Friday that the USS Farragut was conducting routine operations Thursday and sounded five short blasts to warn the Russian ship of a possible collision. He said the USS Farragut asked the Russian ship to change course and the ship initially refused but ultimately moved away. Even though the Russian ship moved away, the Navy spokesman said the delay in shifting course increased the risk of collision   (U.S. 5th Fleet via AP)
ilustrasi Foto: (U.S. 5th Fleet via AP)
Jakarta -

Pemerintah Rusia menyatakan bahwa salah satu kapal perangnya telah mengusir sebuah kapal perusak milik Angkatan Laut Amerika Serikat, setelah kapal itu berusaha melanggar perairan teritorial Rusia di Laut Jepang.

Insiden itu terjadi saat Rusia dan China sedang melakukan latihan Angkatan Laut di daerah tersebut.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/10/2021), Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pada Jumat (15/10) sekitar pukul 17.00 waktu setempat, kapal perusak USS Chafee, yang telah beroperasi di Laut Jepang selama beberapa hari, "mendekati perairan teritorial Federasi Rusia dan berusaha untuk menyeberangi perbatasan."

Kapal perusak Admiral Tributs milik Rusia mengeluarkan peringatan kepada kapal perang AS "tentang tidak dapat diterimanya tindakan semacam itu."

Namun, USS Chafee mengabaikan peringatan itu dan "mengambil tindakan untuk melanggar perbatasan nasional Federasi Rusia," menurut Kementerian Pertahanan Rusia.

"Bertindak dalam kerangka aturan navigasi internasional, Admiral Tributs menetapkan arah untuk mengusir penyusup dari perairan teritorial Rusia," kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Setelah itu, USS Chafee berbalik dan pergi "ke arah yang berlawanan" saat jaraknya kurang dari 60 meter dari kapal Rusia.

Namun, Angkatan Laut AS membantahnya dan menyebut pernyataan Rusia sebagai "bohong."

Simak juga 'Pembicaraan Jumlah Staf Diplomatik Rusia-AS Stagnan':

[Gambas:Video 20detik]