Inggris Mulai Misi Rahasia Selamatkan Penerjemah Afghanistan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 14:42 WIB
The RAF is carrying out missions to extract Afghan translators who manage to cross the border out of Afghanistan, according to the Telegraph newspaper. (File/AFP)
Ilustrasi -- Pesawat Angkatan Udara Inggris (File/AFP)

Disebutkan bahwa misi ini juga akan mengevakuasi warga negara asing dari negara-negara sekutu Inggris yang masih terjebak, dan akan mendarat di area perbatasan negara-negara tetangga Afghanistan, daripada di bandara-bandara besar yang ada di ibu kota.

"Lebih banyak pesawat RAF yang akan masuk menjemput orang-orang dari negara-negara 'bersahabat'. Kami akan menjemput sejumlah warga negara asing, ARAP (penerjemah yang memenuhi syarat evakuasi di bawah Kebijakan Relokasi dan Bantuan Afghanistan, siapapun yang tertinggal," sebut sumber pemerintah Inggris kepada The Telegraph.

Seorang sumber lainnya menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk 'mengeluarkan sebanyak mungkin orang dan mereka akan melakukan apapun yang mereka bisa untuk mewujudkan itu'.

"Selama Operasi Pitting (evakuasi Agustus lalu-red), kami bekerja tanpa lelah untuk mengevakuasi sebanyak mungkin orang keluar dari Afghanistan dengan aman, menerbangkan lebih dari 15.000 orang dari Kabul termasuk ribuan pendaftar ARAP dan tanggungan mereka," ucap juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris.

Inggris sempat dihujani kritikan saat saluran email khusus untuk pengungsi Afghanistan yang ingin kabur dari Taliban ke Inggris, ditutup dalam waktu singkat.


(nvc/ita)