Baru 6 Bulan Menjabat, Kepala Polisi Miami Dipecat Gegara Ucapannya

Mutia Safira - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 12:03 WIB
An armed French policeman secures the scene at the raid zone in Saint-Denis, near Paris, France, November 18, 2015 to catch fugitives from Friday nights deadly attacks in the French capital. REUTERS/Benoit Tessier
ilustrasi (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)
Jakarta -

Dewan Kota Miami di negara bagian Florida, Amerika Serikat memecat kepala polisi kota tersebut setelah baru menjabat enam bulan saja, mengakhiri tugas singkatnya yang diwarnai kontroversi.

Dilansir dari kantor berita AFP, Senin (11/10/2021), Dewan Kota Miami telah mengumumkan penghentian Art Acevedo dan berniat untuk mencari penggantinya. Pada Kamis (14/10) waktu setempat, lima anggota komisi kota mengonfirmasi pemecatan kepala polisi Miami itu dengan suara bulat, di akhir sidang di kantor walikota yang juga dihadiri kepala polisi yang dipecat tersebut.

Acevedo dan dewan kota memiliki hubungan yang memburuk bulan lalu setelah dia mengatakan bahwa kepolisian Miami dijalankan oleh "mafia Kuba", yang secara historis merupakan hinaan yang digunakan oleh pemerintah Kuba untuk menggambarkan orang-orang buangan di pulau itu yang menentang rezim komunis.

Acevedo, yang lahir di Kuba dan dibesarkan di Los Angeles, meminta maaf tak lama setelah kejadian tersebut. Dia menjelaskan bahwa komentarnya adalah lelucon dan tak menyadari dampak kata-kata itu bagi komunitas Kuba yang banyak tinggal di Miami.

Sebelumnya, kepala polisi tersebut juga menjadi terkenal di Amerika Serikat pada tahun 2020 atas keterlibatannya dalam aksi protes yang dipicu oleh kematian warga Afrika-Amerika, George Floyd di tangan polisi kulit putih di Minneapolis.

Lihat juga video 'Aturan Jam Malam Picu Keributan Antara Wisatawan dan Polisi di Miami':

[Gambas:Video 20detik]