Arab Saudi Gagalkan Serangan Drone Pemberontak Houthi, 10 Orang Luka

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 09:55 WIB
A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbul on October 2, 2018, the Washington Post reported. (Photo by OZAN KOSE / AFP)
Ilustrasi (dok. AFP/OZAN KOSE)
Riyadh -

Arab Saudi menggagalkan serangan drone yang diluncurkan pemberontak Houthi di Yaman menuju ke Bandara King Abdulaziz di Jazan. Sedikitnya 10 orang mengalami luka-luka akibat terkena serpihan drone Houthi yang ditembak jatuh pasukan koalisi Saudi yang mendukung pemerintahan Yaman.

Seperti dilansir Arab News, Sabtu (9/10/2021), juru bicara koalisi Saudi dalam operasi di Yaman, Brigadir Jenderal Turki Al-Maliki, dua drone bersenjata yang diluncurkan dari Yaman berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Saudi pada Jumat (8/10) waktu setempat.

Serpihan yang jatuh dari udara saat drone-drone Houthi ditembak jatuh memicu korban luka ringan pada sejumlah penumpang dan pegawai bandara setempat.

Disebutkan koalisi Saudi bahwa korban luka terdiri atas enam penumpang dan pegawai bandara yang berkewarganegaraan Saudi, serta tiga pegawai bandara berkewarganegaraan Bangladesh dan satu pegawai bandara berkewarganegaraan Sudan.

Koalisi Saudi juga mencegat satu rudal balistik dan dua drone bermuatan peledak yang juga diluncurkan Houthi, dan ditargetkan ke kota Khamis Mushayt, Asir.

Pada Kamis (7/10) waktu setempat, empat orang mengalami luka ringan setelah sebuah drone Houthi dicegat di atas Bandara Internasional Abha, Saudi.

Dalam pernyataannya, Al-Maliki menyalahkan Houthi atas 'praktik tidak bermoral' mereka dalam menyerang warga sipil dan target non-militer.

Simak juga 'Milisi Houthi Rudal Pom Bensin di Yaman, 17 Orang Tewas':

[Gambas:Video 20detik]