25 Pesawat Militer China Dekati Zona Pertahanan, Taiwan Kerahkan Jet Tempur

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 19:17 WIB
In this photo released by the Taiwan Ministry of National Defense, a Chinese Peoples Liberation Army H-6 bomber is seen flying near the Taiwan air defense identification zone, ADIZ, near Taiwan on Friday, Sept. 18, 2020. The second high-level U.S. envoy to visit Taiwan in two months began a day of closed-door meetings Friday as China conducted military drills near the Taiwan Strait after threatening retaliation. (Taiwan Ministry of National Defense via AP)
Ilustrasi -- Pesawat pengebom H-6 milik China (dok. Taiwan Ministry of National Defense via AP)
Taipei -

Puluhan pesawat militer China terbang mendekati wilayah Taiwan, pada hari yang sama saat China tengah memperingati hari nasional. Taiwan pun mengerahkan jet tempurnya untuk menghalau pesawat-pesawat militer China itu.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (1/10/2021), Kementerian Pertahanan Taiwan dalam pernyataannya menyebut 25 pesawat militer China terbang mendekati Zona Identifikasi Pertahanan Udara Taiwan pada Jumat (1/10) waktu setempat.

Taiwan telah mengeluhkan selama lebih dari setahun terakhir soal penyusupan berulang kali pesawat-pesawat Angkatan Udara China ke dekat wilayahnya. Penyusupan oleh China seringkali terjadi di bagian barat daya zona pertahanan udara Taiwan, yang terletak dekat Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan menyebut puluhan pesawat militer China yang menyusup itu terdiri atas 18 unit jet tempur J-16, empat unit jet tempur Su-30, dua pesawat pengebom H-6 yang berkemampuan nuklir, dan sebuah pesawat antikapal selam.

Disebutkan oleh Kementerian Pertahanan Taiwan bahwa Angkatan Udaranya mengerahkan jet tempur untuk memperingatkan puluhan pesawat China itu. Sistem rudal juga dikerahkan untuk memantau pergerakan pesawat-pesawat China itu.

Menurut sebuah peta yang dirilis Kementerian Pertahanan Taiwan, puluhan pesawat China itu semuanya mengudara ke area dekat Kepulauan Pratas, dengan dua pesawat pengebom China mengudara ke lokasi paling dekat dengan atol di sana.

Belum ada komentar resmi dari China terkait hal ini.