Round-Up

Hilang 10 Ribu Jiwa di Kamp Konsentrasi Bikin Eks Pejabat Nazi Diadili

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 20:06 WIB
Kamp konsentrasi Auschwitz menjadi saksi bisu kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Nazi. Jutaan warga Yahudi diketahui masuk kamp itu di masa silam.
Kamp konsentrasi Nazi Auschwitz (AP Photo)
Jakarta -

10 ribu jiwa melayang dalam kamp konsentrasi Nazi. Eks sekretaris kamp konsentrasi Nazi yang kini berusia 96 tahun pun diadili di Jerman atas tragedi ini.

Sidang pengadilan ini menjadi persidangan pertama dalam beberapa tahun terakhir, terhadap seorang wanita dalam kasus kamp konsentrasi Nazi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (28/9/2021), Irmgard Furchner (96) masih remaja ketika bekerja di kantor direktur kamp Nazi di Stutthof, Polandia, dekat kota Danzig yang kini dikenal sebagai Gdansk. Dia bekerja sebagai sekretaris di kantor tersebut antara Juni 1943 hingga April 1945 silam.

Furchner akan mulai disidang di kota Itzehoe pada Kamis (30/9) mendatang. Dia dianggap bertanggung jawab atas melayangnya nyawa para tahanan Nazi ini.

"Membantu mereka yang bertanggung jawab di kamp dalam pembunuhan sistematis terhadap para tahanan Yahudi, partisan Polandia, dan tahanan perang Soviet Rusia dalam fungsinya sebagai stenografer dan sekretaris komandan kamp," sebut jaksa setempat.

Masih di bawah umur saat tindak kejahatan terjadi, Furchner didakwa 'membantu dan bersekongkol atas pembunuhan dalam lebih dari 10.000 kasus', juga terlibat dalam percobaan pembunuhan.

Meskipun kini usianya sudah lanjut usia, Furchner yang tinggal di panti jompo dekat Hamburg dinyatakan fit untuk diadili. Dia belum menyampaikan komentarnya atas tuduhan yang dijeratkan terhadapnya.

Satu-satunya Wanita yang Disidang Terkait Nazi

Furchner diketahui menjadi satu-satunya wanita yang disidang terkait tindak kejahatan era-Nazi dalam beberapa tahun terakhir. "Peran wanita dalam rezim Nazi dan dampak mereka dalam Holocaust telah sejak lama diabaikan oleh pengadilan," sebut sejarawan setempat, Simone Erpel, kepada majalah mingguan Spiegel.

Tanggung jawab yang biasanya dipegang wanita dalam sistem Nazi umumnya dianggap berada di luar ruang lingkup jaksa hingga putusan penting dijatuhkan tahun 2011, saat John Demjanjuk yang seorang penjaga kamp konsentrasi Nazi dinyatakan bersalah sebagai bagian dari mesin pembunuh Nazi.

Sejak saat itu, pengadilan telah menjatuhkan beberapa vonis bersalah dalam kasus serupa, tidak hanya untuk pembunuhan atau kekejaman yang terkait langsung dengan individu yang dituduh.

Jadwal Persidangan

Persidangan kasus Furchner akan dimulai sehari sebelum peringatan 75 tahun berakhirnya persidangan Nuremberg, di mana para anggota terkemuka Nazi termasuk Hermann Goering dimintai pertanggungjawaban atas peran mereka dalam rezim tersebut.

Namun waktu hampir habis bagi para jaksa untuk membawa para mantan anggota SS, kelompok paramiliter Nazi yang mengawasi eksekusi massal, dan fungsionaris mereka, ke pengadilan dengan generasi era-perang mulai menghilang.

Sepekan setelah persidangan dimulai di Itzehoe, sidang terhadap seorang kakek berusia 100 tahun yang merupakan mantan penjaga kamp Nazi akan dimulai di Neuruppin, Brandenburg. Kakek itu dituduh menjadi kaki tangan dalam pembunuhan lebih dari 3.500 orang.

Para jaksa Jerman masih menangani sembilan kasus lainnya, sedangkan lembaga yang bertanggung jawab menyelidiki tindak kejahatan Nazi tengah memeriksa tujuh kasus lainnya.

(rdp/rdp)