Eks Sekretaris Nazi Akan Diadili Atas Pembunuhan 10 Ribu Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 15:17 WIB
Kamp konsentrasi Auschwitz menjadi saksi bisu kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Nazi. Jutaan warga Yahudi diketahui masuk kamp itu di masa silam.
Ilustrasi (dok. Getty Images/Christoper Furlong)
Berlin -

Seorang mantan sekretaris kamp konsentrasi Nazi yang kini berusia 96 tahun menghadapi persidangan di Jerman atas tuduhan terlibat dalam pembunuhan 10.000 orang. Ini menjadi persidangan pertama dalam beberapa tahun terakhir, terhadap seorang wanita dalam kasus kamp konsentrasi Nazi.

Seperti dilansir AFP, Selasa (28/9/2021), Irmgard Furchner (96) masih remaja ketika bekerja di kantor direktur kamp Nazi di Stutthof, Polandia, dekat kota Danzig yang kini dikenal sebagai Gdansk. Dia bekerja sebagai sekretaris di kantor tersebut antara Juni 1943 hingga April 1945 silam.

Furchner akan mulai disidang di kota Itzehoe pada Kamis (30/9) mendatang.

"Membantu mereka yang bertanggung jawab di kamp dalam pembunuhan sistematis terhadap para tahanan Yahudi, partisan Polandia, dan tahanan perang Soviet Rusia dalam fungsinya sebagai stenografer dan sekretaris komandan kamp," sebut jaksa setempat.

Masih di bawah umur saat tindak kejahatan terjadi, Furchner didakwa 'membantu dan bersekongkol atas pembunuhan dalam lebih dari 10.000 kasus', juga terlibat dalam percobaan pembunuhan.

Meskipun kini usianya sudah lanjut usia, Furchner yang tinggal di panti jompo dekat Hamburg dinyatakan fit untuk diadili. Dia belum menyampaikan komentarnya atas tuduhan yang dijeratkan terhadapnya.

Furchner diketahui menjadi satu-satunya wanita yang disidang terkait tindak kejahatan era-Nazi dalam beberapa tahun terakhir. "Peran wanita dalam rezim Nazi dan dampak mereka dalam Holocaust telah sejak lama diabaikan oleh pengadilan," sebut sejarawan setempat, Simone Erpel, kepada majalah mingguan Spiegel.