Sidang Umum PBB Akan Berakhir Tanpa Pidato Taliban dan Junta Myanmar

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 12:47 WIB
Usai kuasai Afghanistan, Taliban kini hadapi ancaman serangan Islamic State Khorasan (IS-K). serangan demi serangan pun telah dilakukan IS-K di Afghanistan.
kelompok Taliban (Foto: AP Photo)

Selain Taliban, junta militer Myanmar yang saat ini berkuasa, juga tak akan berpidato di Sidang Umum PBB. Seorang diplomat tingkat tinggi PBB mengatakan kepada AFP bahwa "kesepakatan" telah dicapai antara Amerika Serikat, Rusia, dan China yang mencegah duta besar Myanmar untuk PBB - seorang pendukung gerakan demokrasi yang telah menolak perintah junta militer untuk berhenti - berbicara di Sidang Umum PBB.

Kyaw Moe Tun, yang dipilih oleh mantan pemimpin sipil Myanmar, Aung San Suu Kyi, didukung oleh masyarakat internasional dan telah mempertahankan kursinya di PBB setelah kudeta militer 1 Februari.

Pada bulan Mei, junta militer Myanmar menunjuk seorang mantan jenderal untuk menggantikannya, tetapi PBB belum menyetujui penunjukan tersebut.


(ita/ita)