Panas! Pakistan-India Cekcok Soal Ekstremisme di Sidang Umum PBB

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 13:25 WIB
In this image taken from video provided by UN Web TV, Imran Khan, Prime Minister of Pakistan, remotely addresses the 76th session of the United Nations General Assembly in a pre-recorded message, Friday Sept. 24, 2021 at UN headquarters. (UN Web TV via AP)
PM Pakistan, Imran Khan, saat berpidato secara virtual dalam Sidang Umum PBB (UN Web TV via AP)

Sementara India biasanya mengabaikan komentar Pakistan dalam forum dunia, seorang diplomat muda India yang hadir dalam forum Sidang Umum PBB mempraktikkan hak untuk merespons PM Khan.

Sneha Dubey yang merupakan Sekretaris Pertama pada misi diplomatik India untuk PBB, menuduh Pakistan melindungi dan memuja dalang utama Al-Qaeda, Osama bin Laden, yang tewas di tangan pasukan khusus Amerika Serikat (AS) dalam penggerebekan di Abbottabad, Pakistan, tahun 2011 lalu.

"Ini adalah negara yang menjadi pelaku pembakaran yang menyamar sebagai petugas pemadam kebakaran," sindir Dubey, merujuk pada Pakistan.

"Pakistan memelihara teroris di halaman belakang rumah mereka dengan harapan bahwa mereka hanya akan membahayakan tetangga mereka," ucapnya dengan nada keras.

Dia juga menyoroti tindak kekerasan terhadap kelompok minoritas di Pakistan, juga apa yang disebutnya sebagai 'genosida agama dan budaya' tahun 1971 saat Bangladesh meraih kemerdekaan.

"Tidak seperti Pakistan, India merupakan demokrasi pluralistik dengan populasi minoritas substansial telah memegang jabatan tertinggi di negara ini," ujar Dubey.


(nvc/idh)