Gempa Langka M 6 Guncang Australia, Picu Kepanikan di Melbourne

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 09:32 WIB

Getaran akibat gempa bumi ini dirasakan hingga ke kota Adelaide yang berjarak 800 kilometer di sebelah barat, dan Sydney yang berjarak 900 kilometer di sebelah utara. Belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa di luar Melbourne.

Lebih dari separuh populasi Australia -- total 25 juta jiwa penduduk -- tinggal di bagian tenggara negara ini mulai dari Adelaide hingga Melbourne dan Sydney.

"Kami belum mendapatkan laporan korban luka serius, atau lebih buruk, dan itu adalah berita baik dan kami mengharapkan kabar baik akan berlanjut," tutur Perdana Menteri (PM) Scott Morrison kepada wartawan di Washington DC. Morrison diketahui tengah melakukan kunjungan ke Amerika Serikat (AS).

"Ini bisa menjadi peristiwa yang sangat mengganggu, gempa bumi seperti ini. Ini adalah peristiwa sangat langka di Australia, dan sebagai dampaknya, saya yakin orang-orang sangat tertekan dan terganggu," imbuhnya.

Menurut Geoscience Australia, gempa bumi relatif tidak biasa di wilayah Australia bagian timur yang padat penduduk karena posisinya di tengah-tengah lempengan tektonik Indo-Australia.

Gempa terbaru pada Rabu (22/9) waktu setempat tercatat berkekuatan lebih tinggi dari gempa mematikan di Australia, yang terjadi tahun 1989 di wilayah Newcastle dengan kekuatan M 5,6 dan menewaskan 13 orang.

Biro Meteorologi Australia menyatakan tidak ada ancaman tsunami yang dirilis untuk daratan utama, kepulauan atau wilayah Australia akibat gempa ini.


(nvc/ita)