Taliban Kirim Surat Minta Berbicara di Sidang Umum PBB

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 09:24 WIB
Usai ambil alih pemerintahan Afghanistan, Taliban turut menguasai fasilitas publik di Kabul. Salah satunya penjara Pul-e-Charkhi. Bagaimana kondisinya kini?
kelompok Taliban (Foto: AP Photo/Felipe Dana)

Surat itu menyebutkan bahwa Taliban telah mencalonkan juru bicara mereka yang berbasis di Qatar, Suhail Shaheen sebagai perwakilan tetap Afghanistan untuk PBB.

Surat yang memiliki kop surat "Emirat Islam Afghanistan, Kementerian Luar Negeri" itu, menyebut bahwa mantan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani "digulingkan" pada 15 Agustus, hari ketika dia meninggalkan negara itu.

"Negara-negara di seluruh dunia tidak lagi mengakui dia sebagai presiden," bunyi surat itu, menurut PBB.

Juru bicara PBB itu juga mengatakan bahwa Sekjen PBB Guterres telah menerima surat terpisah dari Isaczai, tertanggal 15 September, yang berisi daftar delegasi Afghanistan untuk sesi tersebut.

Surat itu mencantumkan Isaczai sebagai wakil tetap Afghanistan, kata Dujarric.

"Kedua komunikasi ini telah dikirim oleh sekretariat, setelah berkonsultasi dengan kantor presiden Majelis Umum, kepada anggota komite kredensial sesi ke-76 Majelis Umum," katanya.

Komite ini terdiri dari Rusia, China, Amerika Serikat, Swedia, Afrika Selatan, Sierra Leone, Chile, Bhutan, dan Bahama.


(ita/ita)