Dikirim Uang Tebusan, Kelompok Bersenjata di Nigeria Bebaskan 10 Pelajar

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 04:41 WIB
Some of the students who were abducted by gunmen from the Government Girls Secondary School, in Jangebe, last week wait for a medical checkup after their release meeting with the state Governor Bello Matawalle, in Gusau, northern Nigeria, Tuesday, March 2, 2021. Zamfara state governor Bello Matawalle announced that 279 girls who were abducted last week from a boarding school in the northwestern Zamfara state have been released Tuesday.(AP Photo/Sunday Alamba)
Para pelajar di Nigeria yang diculik dibebaskan (Foto: AP/Sunday Alamba)
Abuja -

Kelompok bersenjata di Nigeria melakukan serangkaian aksi penculikan terhadap para siswa dari sebuah sekolah. Kabar terbaru, 10 siswa dibebaskan.

Dilansir AFP, kepala asosiasi orang tua sekolah Bethel Baptist, Joseph Hayab, mengatakan 10 siswa dibebaskan pada Sabtu (18/9). Para penculik membebaskan sejumlah sandera secara berkelompok.

Para siswa yang dibebaskan sudah berkumpul bersama keluarga masing-masing. Sejauh ini, sudah 100 siswa yang dibebaskan.

"Kami masih memiliki 21 siswa di tangan para penculik dan kami berharap bisa segera membebaskan mereka," katanya.

Hayab mengatakan negosiasi dengan kelompok bersenjata itu membuat 'frustasi'. Pasalnya, para penculik meminta uang tebusan yang sangat besar kepada para orang tua untuk setiap kelompok yang dibebaskan.

Diketahui, sudah lebih dari 1.000 siswa diculik sejak Desember tahun lalu. Bulan lalu, sebanyak 93 siswa diculik dari sebuah seminari Islam.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari tengah mendapatkan kritik yang tajam karena dinilai tak bisa memberikan keamanan dan jaminan keselamatan kepada para pelajar.

(isa/isa)