Tentara Israel Tangkap 2 Buron Tahanan Palestina Pembobol Penjara

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 11:29 WIB
Tel Aviv -

Tentara Israel telah menangkap kembali dua tahanan Palestina terakhir yang terlibat dalam pembobolan penjara super ketat di Israel awal bulan ini. Dengan demikian total 6 narapidana yang melarikan diri berhasil ditangkap dan kembali dijebloskan ke penjara.

Seperti dilansir AFP, Minggu (19/9/2021) pihak berwenang Israel sebelumnya telah berhasil menangkap 4 dari 6 tahanan. Melalui cuitan Twitter Minggu (19/9/2021) waktu setempat, Pasukan Pertahanan Israel mengatakan dua tahanan lainnya telah menyerah "setelah dikepung oleh pasukan keamanan yang bertindak tepat berdasarkan intelijen yang akurat".

Kedua pria tersebut adalah Ayham Kamamji (35) dan Munadel Infeiat (26). Mereka adalah anggota kelompok Jihad, sebuah gerakan bersenjata Palestina.

"Mereka ditangkap dalam operasi gabungan dengan pasukan kontraterorisme di Jenin, di Tepi Barat," kata pihak militer Israel dalam pernyataan singkat kepada pers, seraya menambahkan bahwa mereka "saat ini sedang diinterogasi".

Diketahui Kamamji, berasal dari Kafr Dan, ditangkap pada 2006 dan dipenjara seumur hidup atas penculikan dan pembunuhan pemukim muda Israel, Eliahu Asheri. Anggota kelompik Jihad Islam disebut menderita penyakit perut dan usus di penjara dan menjadi sasaran "kelalaian medis" oleh otoritas penjara.

Sementara itu, Infeiat, ditangkap tahun lalu, telah dipenjara beberapa kali sebelumnya karena perannya dalam kelompok bersenjata, dan sedang menunggu hukuman pada saat melarikan diri.

Empat orang lainnya yang ditangkap kembali pekan lalu termasuk Mahmoud Abdullah Ardah, tersangka dalang pelarian, dan Zakaria Zubeidi, mantan komandan kelompok milisi Brigade Martis Al-Aqsa di kota Jenin, Tepi Barat.

Pada awal September lalu, enam narapidana Palestina melarikan diri dari penjara Gilboa di Israel Utara. Mereka kabur melalui terowongan yang digali di bawah wastafel sel dengan menggunakan sendok berkarat.

Akibat bobolnya salah satu penjara dengan pengamanan paling ketat itu, Israel melancarkan perburuan besar-besaran. Para tahanan dicari dengan mengerahkan drone, pengecekan pos pemeriksaan di jalanan dan mengerahkan pasukan ke wilayah Jenin, Tepi Barat, yang menjadi kampung halaman kebanyakan tahanan yang kabur.

Penjara Gilboa, yang dibuka pada tahun 2004 selama intifada kedua, atau pemberontakan Palestina, adalah situs keamanan tinggi Israel. Di mana ratusan warga Palestina ditahan di antara narapidana lainnya.

(izt/knv)