Legenda Catur Soviet Gugat Netflix Gegara Kalimat Seksis di 'Queen's Gambit'

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 05:51 WIB
Ilustrasi Streaming Film
Ilustrasi streaming film (Foto: shutterstock)
Tbilisi -

Grandmaster catur wanita pertama di dunia, Nona Gaprindashvili, menggugat Netflix sebesar USD 5 juta atas tuduhan pencemaran nama baik. Dia menyebut ada satu kalimat dalam serial 'The Queen's Gambit' yang menurut pengacaranya salah dan dinilai seksis.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (18/9/2021), ikon catur Soviet berusia 80 tahun, seorang pahlawan di negara asalnya Republik Kaukasus Selatan Georgia, digambarkan dalam episode terakhir pertunjukan sebagai juara wanita yang 'tidak pernah menghadapi pria'.

Gugatan itu diajukan atas nama Gaprindashvili di pengadilan federal Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa julukan kepadanya itu telah merendahkan prestasinya di hadapan jutaan penonton.

Dokumen hukum yang dilihat oleh Reuters menyebut juara dunia lima kali itu adalah wanita pertama dalam sejarah yang mencapai status grandmaster catur internasional di antara pria. Dia telah bermain melawan setidaknya 59 pemain catur pria pada tahun 1968.

Netflix tidak segera membalas permintaan komentar tetapi dikutip di media AS yang mengatakan akan dengan kuat membela kasus ini.

"Kami percaya klaim ini tidak pantas," kata juru bicara raksasa streaming AS itu seperti dikutip.

'The Queen's Gambit', berdasarkan novel tahun 1983 karya Walter Tevis, menceritakan kisah anak yatim piatu Beth Harmon yang menjadi pemain catur terbaik dunia di era Perang Dingin.

Harmon, yang diperankan oleh Anya Taylor-Joy, digambarkan oleh Netflix sebagai seseorang yang bertekad untuk menaklukkan batas-batas tradisional yang ditetapkan dalam dunia catur kompetitif yang didominasi laki-laki.

Serial ini memenangkan dua Golden Globe tahun ini dan meraih 18 nominasi di Primetime Emmy Awards ke-73 akhir pekan ini. Serial ini disebut telah menginspirasi lebih banyak wanita untuk bermain catur.

Pengacara Gaprindashvili mengatakan serial tersebut, yang dirilis pada Oktober 2020, menyebabkan kerugian profesionalnya dan ingin kalimat tentang dia yang tidak pernah menghadapi pria dihapus. Menurutnya, kalimat itu sangat seksis dan meremehkan.

Netflix, yang berkantor pusat di California, diketahui juga mempekerjakan mantan juara dunia Rusia Garry Kasparov dan master nasional Amerika Bruce Pandolfini sebagai konsultan mereka.

Simak Video: The Queen's Gambit dan Anya Taylor-Joy Berjaya di Golden Globes

[Gambas:Video 20detik]



(fas/fas)