Corona Masih Tinggi, Filipina Buka Lagi Restoran-Usaha Kecil

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 12:13 WIB
Warga Filipina rela antre hingga malam demi vaksin COVID-19. Antrean itu terjadi usai ada isu yang sebut penduduk yang tak vaksin akan kehilangan bantuan tunai.
Ilustrasi (dok. Getty Images/Ezra Acayan)
Manila -

Pemerintah Filipina mencoba taktik baru demi membangkitkan kembali perekonomian di tengah pandemi virus Corona (COVID-19). Negara ini kini beralih ke lockdown lokal dari sebelumnya mengendalikan pergerakan skala luas terhadap warganya.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (17/9/2021), di bawah lockdown lokal ini, otoritas Filipina mengizinkan restoran, salon dan usaha kecil lainnya di ibu kota Manila untuk buka kembali setelah tutup berminggu-minggu.

Pendekatan lockdown terarah ini tengah diuji coba di Metro Manila, area perkotaan yang terdiri atas 16 kota dan ditinggali 13 juta warga, mulai Kamis (16/9) waktu setempat.

Pendekatan ini mungkin diterapkan di wilayah lainnya jika terbukti sukses dalam mendongkrak aktivitas bisnis sambil mengendalikan penyebaran Corona.

"Kami sangat gembira bahwa restoran kami buka kembali. Para pegawai kami sekarang harus bekerja," ucap seorang pemilik restoran setempat, Luciano Dalay.

"Mereka biasanya bergiliran, tapi sekarang mereka memiliki tugas penuh," imbuhnya.

Di bawah lockdown lokal, tempat makan outdoor diizinkan beroperasi dengan 30 persen kapasitas, sedangkan tempat makan indoor hanya terbatas untuk sekelompok kecil orang yang sudah divaksinasi sepenuhnya.

Lihat juga video 'Duterte ke Warganya: Jika Tak Mau Divaksin, Jangan Keluar Rumah!':

[Gambas:Video 20detik]