Rusia Kerahkan Puluhan Tank ke Tajikistan Berbatasan dengan Afghanistan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 16:36 WIB
Parked Russian military vehicles preparing to roll along Tverskaya street toward Red Square during a rehearsal for the Victory Day military parade in Moscow, Russia, Thursday, April 29, 2021. The parade will take place at Moscows Red Square on May 9 to celebrate 76 years of the victory in WWII. (AP Photo/Alexander Zemlianichenko)
Ilustrasi (dok. AP/Alexander Zemlianichenko)
Moskow -

Rusia mengerahkan puluhan tank baru ke pangkalan militernya di Tajikistan, yang berbatasan langsung dengan Afghanistan. Apa tujuan pengerahan tank ini?

Seperti dilansir Reuters, Jumat (10/9/2021), pengerahan tank-tank baru itu dilaporkan oleh kantor berita Rusia, Interfax, yang menyebut pengerahan akan dilakukan pada akhir tahun ini. Diketahui bahwa pangkalan militer Rusia di Tajikistan merupakan pangkalan militer negara itu yang terbesar di luar negeri.

Komandan unit tank Distrik Militer Pusat Rusia, Khanif Beglov, yang dikutip Interfax dalam laporannya, menyebut 30 unit tank modern akan dikerahkan ke pangkalan militer Rusia di Tajikistan pada akhir tahun.

Pengerahan ini dimaksudkan untuk menggantikan kendaraan tempur yang sudah berusia tua.

Rusia menggelar latihan militer di Tajikistan dan memperluas pengerahan perangkat keras di pangkalan militernya yang ada di negara bekas Soviet tersebut, sejak Amerika Serikat (AS) menarik tentaranya dari Afghanistan dan kelompok Taliban mengambil alih kekuasaan.

Otoritas Rusia tampaknya khawatir dengan potensi kejatuhan lebih luas di kawasan dan kemungkinan militan menyusup ke negara-negara Asia Tengah, yang dipandang oleh Rusia sebagai penyangga pertahanannya di area selatan.

Tajikistan sendiri memiliki perbatasan darat sepanjang 1.344 kilometer dengan Afghanistan, dan sebagian besar merupakan area pegunungan yang sulit untuk diamankan. Tajikistan juga menjadi salah satu negara tetangga yang menampung banyak pengungsi Afghanistan.

Tonton Video: Putin Kembali Kritik AS soal Afghanistan, Kali Ini Bicara Keamanan Global

[Gambas:Video 20detik]



(nvc/ita)