Hampir 80 Orang Tewas dalam Pertempuran Pasukan Yaman dan Houthi

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 16:59 WIB
Jakarta -

Hampir 80 pemberontak Houthi dan tentara pro-pemerintah tewas dalam pertempuran di kota strategis Yaman, Marib.

"Enam puluh pemberontak Houthi tewas - kebanyakan dari mereka dalam serangan udara yang dilakukan dalam 24 jam terakhir - sementara 18 tentara pro-pemerintah tewas dan puluhan terluka dalam bentrokan selama 48 jam terakhir," kata seorang pejabat militer pemerintah seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (8/9/2021).

Angka-angka itu dikonfirmasi oleh sumber-sumber militer lainnya, sementara kelompok pemberontak Houthi jarang melaporkan jumlah korban.

"Houthi melancarkan serangan militer tadi malam yang berlanjut hingga Rabu dini hari," kata pejabat militer itu, seraya menambahkan pasukan loyalis mampu mengusir pemberontak Houthi meskipun ada kemajuan kecil di front utara.

Pejabat militer tersebut mengatakan, pertempuran antara pemerintah Yaman, yang didukung oleh koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi, dan pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran telah meningkat dalam beberapa hari terakhir di provinsi Marib.

Pejabat itu mengatakan serangan udara juga meningkat.

Houthi sendiri melaporkan pada Rabu pagi bahwa koalisi Saudi telah melancarkan setidaknya 30 serangan udara terhadap mereka di seluruh provinsi Marib.

"Houthi melancarkan serangan militer tadi malam yang berlanjut hingga Rabu dini hari," kata pejabat pro-pemerintah itu, seraya menambahkan pasukan loyalis mampu mengusir pemberontak Houthi meskipun ada kemajuan kecil di front utara.

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dan Houthi telah terlibat dalam perang sejak 2014, ketika pemberontak merebut ibu kota Sanaa.

Pada bulan Februari, Houthi meningkatkan upaya mereka untuk merebut Marib, benteng terakhir pemerintah di utara, dalam pertempuran yang telah menewaskan ratusan orang di kedua pihak.

(ita/ita)