65 Orang Tewas dalam Pertempuran Houthi dan Pasukan Pro-Yaman

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 14:40 WIB
Operasi militer pimpinan Arab Saudi melawan pemberontak Houthi di Yaman telah terjadi lebih dari enam tahun terakhir.
ilustrasi (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Sebanyak 65 orang pemberontak Houthi dan pasukan pro-pemerintah tewas dalam pertempuran untuk merebut Marib, kota strategis di Yaman.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (2/9/2021), baku tembak meletus ketika pemberontak Houthi menyerang posisi pro-pemerintah di selatan kota Marib.

"Dua puluh dua (pasukan) pro-pemerintah tewas dan 50 lainnya terluka, sementara 43 pemberontak Houthi juga tewas dalam 48 jam terakhir," kata seorang pejabat militer pemerintah Yaman, dalam angka yang dikonfirmasi oleh sumber militer dan sumber medis lainnya.

Pertempuran itu terjadi setelah serangan di pangkalan udara terbesar Yaman, di selatan negara itu, menewaskan sedikitnya 30 pejuang pro-pemerintah pada hari Minggu (29/8) dalam insiden paling mematikan sejak Desember tahun lalu.

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional - didukung oleh koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi - dan kelompok pemberontak Houthi telah terlibat dalam perang sejak 2014, ketika Houthi merebut ibu kota Sanaa.

Sebelumnya pada bulan Februari, kelompok Houthi meningkatkan upaya mereka untuk merebut Marib, benteng terakhir pemerintah di wilayah utara dalam pertempuran yang telah menewaskan ratusan orang di kedua pihak.

Penguasaan wilayah kaya minyak tersebut akan memperkuat posisi tawar Houthi dalam pembicaraan damai.

(ita/ita)