Tim Teknisi Qatar Tiba di Kabul, Bahas Operasi Bandara Usai Taliban Berkuasa

ADVERTISEMENT

Tim Teknisi Qatar Tiba di Kabul, Bahas Operasi Bandara Usai Taliban Berkuasa

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 03:04 WIB
Sejumlah pasukan Taliban berjaga di area sekitar Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul. Mereka bersiaga di kawasan itu usai AS tinggalkan Afghanistan.
Bandara Kabul, Afghanistan (Foto: AP Photo/Kathy Gannon)
Doha -

Sebuah pesawat jet milik Qatar mendarat di Kabul, Afghanistan. Pesawat itu membawa tim teknisi untuk membahas dimulainya lagi operasional bandara setelah pengambilalihan Taliban di Afghanistan.

"Sebuah jet Qatar yang membawa tim teknis telah mendarat di Kabul hari ini untuk membahas dimulainya kembali operasi di bandara," kata sumber yang mengetahui masalah tersebut, dilansir AFP, Kamis (2/9/2021).

"Meskipun tidak ada kesepakatan akhir yang dicapai mengenai pemberian bantuan teknis, tim teknisi Qatar telah memulai diskusi ini berdasarkan permintaan pihak lain. Pembicaraan masih berlangsung di tingkat keamanan dan operasi," tambahnya.

Sumber itu mengatakan tujuannya adalah membuka kembali penerbangan di Kabul untuk bantuan kemanusiaan dan penerbangan sipil. Termasuk dimulainya kembali upaya evakuasi.

Media Arab di Twitter mengutip juru bicara Taliban yang mengatakan mereka secara resmi meminta Qatar untuk membantu mengelola bandara sesegera mungkin. Lebih dari 123 ribu warga negara asing dan warga Afghanistan telah meninggalkan negara itu dalam operasi evakuasi yang berakhir pada Selasa (31/8).

Pejuang Taliban merayakan dengan tembakan pada hari Selasa setelah pasukan AS terakhir meninggalkan Kabul setelah perang dua dekade. Hengkangnya AS, membuat negara barat khawatir Afghanistan bisa kembali menjadi surga bagi para ekstremis yang bertekad melakukan serangan.

Para pejabat AS mengatakan bandara Kabul dalam kondisi buruk, dengan banyak infrastruktur dasarnya rusak atau hancur.

Qatar menjadi tuan rumah negosiasi antara Taliban dan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir dan merupakan titik transit bagi sekitar 43 ribu pengungsi dari Afghanistan. AS menginvasi Afghanistan dan menggulingkan pemerintah Taliban pada tahun 2001 setelah serangan 9/11 oleh Al-Qaeda, yang mencari perlindungan di negara itu.

(fas/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT