Turki Sudah Bicara dengan Taliban di Kabul, Bahas Apa?

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 16:22 WIB
President of Turkey Recep Tayyip Erdogan makes a statement after chairing the cabinet meeting in Ankara, on December 14, 2020. (Photo by Adem ALTAN / AFP)
Recep Tayyip Erdogan (dok. AFP/ADEM ALTAN)

Namun, adanya serangan bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 85 orang, termasuk 13 tentara Amerika Serikat (AS), pada Kamis (26/8) waktu setempat, menurut Erdogan, menunjukkan pentingnya memahami detail soal bagaimana bandara Kabul akan diamankan.

"Mereka mengatakan: 'Kami akan menjamin keamanan, Anda mengoperasikan (bandara)'. Kami belum mengambil keputusan apapun soal isu ini. Kami akan mengambil keputusan setelah ketenangan mendominasi," tandas Erdogan.

Terkait serangan bom di luar bandara Kabul, Erdogan menyampaikan kecamannya. Dia menyebut serangan itu menunjukkan betapa berbahayanya kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Khorasan atau ISIS-K yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.


(nvc/ita)