Taliban Hukum Mati Saudara Penerjemah Afghanistan yang Bantu Tentara AS

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 10:51 WIB
Operasi militer yang digencarkan Taliban membutuhkan dana yang tidak sedikit meski tidak diketahui secara pasti besaran dana namun dikutip VOA, Taliban diprediksi mampu menghasilkan US$300 juta hingga US$1,6 miliar per tahunnya.
Ilustrasi -- Petempur Taliban (dok. AP Photo)
Kabul -

Kelompok Taliban dilaporkan menjatuhkan hukuman mati terhadap saudara laki-laki dari seorang warga Afghanistan yang pernah menjadi penerjemah untuk tentara Amerika Serikat (AS). Sang saudara laki-laki itu dituduh membantu AS dan memberikan perlindungan terhadap si penerjemah tentara AS itu.

Seperti dilansir CNN, Selasa (24/8/2021), informasi ini didapatkan CNN dari sedikitnya tiga surat yang memiliki cap Taliban. Seorang mantan tentara yang pernah bekerja dengan si penerjemah Afghanistan itu mengonfirmasi dinasnya untuk tentara AS dan situasi yang dihadapi saudara laki-lakinya.

Surat-surat bercap Taliban yang didapatkan CNN itu menjadi salah satu contoh yang menunjukkan bagaimana Taliban secara langsung mengancam warga-warga Afghanistan yang pernah bekerja dengan militer AS, atau anggota keluarga mereka.

Kebanyakan dari mereka memilih melarikan diri dari Afghanistan saat Taliban mengambil alih kekuasaan pekan lalu.

"Anda telah dituduh membantu Amerika," tulis Taliban dalam salah satu surat yang ditujukan kepada pria Afghanistan yang dijatuhi hukuman mati itu.

"Anda juga dituduh memberikan keamanan bagi saudara laki-laki Anda, yang menjadi seorang penerjemah," imbuh surat tersebut.

Surat pertama dari Taliban yang ditulis tangan itu memerintahkan si pria Afghanistan untuk hadir dalam persidangan. Surat kedua yang juga ditulis tangan, merupakan pemberitahuan atas ketidakhadirannya dalam sidang.

Lihat Video: Taliban Minta Bantuan Ulama Guna Meyakinkan Masyarakat Afghanistan

[Gambas:Video 20detik]