Harga Roti Bersubsidi Naik Imbas Rugi Miliaran, Warga Mesir Geram

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 02:07 WIB
Slice of pandan bread
Ilustrasi roti (Foto: Getty Images/iStockphoto/leungchopan)
Kairo -

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi siap menaikkan harga roti bersubsidi. Kebijakan ini ditempuh dalam rangka pemulihan ekonomi.

"Waktunya telah tiba untuk harga sepotong roti naik dari 5 piastres ($0,0032 sen)," kata Sisi pada konferensi pers, seperti dilansir dari Associated Press, Rabu (4/8/2021).

"Tidak realistis saya menjual 20 roti dengan harga yang sama dengan rokok... Ini harus dihentikan," tambahnya.

Pernyataan Sisi memicu kemarahan dari warga Mesir di media sosial. Tagar 'apapun kecuali roti' trending di Twitter sebagai bentuk amarah warga Mesir.

"Kami serius ... dan orang-orang terhormat yang memiliki tanggung jawab atas kehidupan masyarakat, jadi tidak ada yang harus memberitahu saya untuk tidak mengubah (harga) roti," kata Sisi.

Diketahui, Mesir yang merupakan importir gandum terbesar di dunia, telah mensubsidi roti selama beberapa dekade. Setiap warga negara yang memenuhi syarat dialokasikan lima roti dalam sehari.

Sekitar 71,5 juta orang Mesir bergantung pada program subsidi roti tersebut. Disinyalir program subsidi roti itu merugikan negara lebih dari 50 miliar pound ($3,2 miliar) per tahun.

Hampir sepertiga penduduk Mesir hidup di bawah garis kemiskinan. Menurut data otoritas Mesir, penduduk miskin ini didefinisikan sebagai warga yang hidup hanya menghabiskan $2 per hari.

(isa/isa)