40 Warga Sipil Tewas dalam Pertempuran Tentara Afghanistan-Taliban

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 19:48 WIB
Afghan National Army (ANA) soldiers keep watch at the gate of an army headquarters a day after an attack in Mazar-i-Sharif, northern Afghanistan April 22, 2017. To match Analysis AFGHANISTAN-TALIBAN/      REUTERS/Anil Usyan/File Photo
ilustrasi pasukan Afghanistan (Foto: REUTERS/Anil Usyan/File Photo)
Jakarta -

Sedikitnya 40 warga sipil tewas dan lebih dari 100 orang terluka dalam 24 jam terakhir pertempuran antara pasukan tentara pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban di kota Helmand, Afghanistan selatan yang terkepung.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (3/8/2021), dalam sebuah postingan di Twitter, Misi Bantuan PBB untuk Afghanistan menyatakan "keprihatinan yang mendalam" atas penderitaan warga sipil di Lashkar Gah, ibu kota provinsi Helmand, dan mendesak "segera diakhirinya pertempuran di daerah perkotaan".

Penduduk kota yang terkepung tersebut didesak untuk mengungsi ketika tentara mempersiapkan serangan besar-besaran terhadap kelompok Taliban setelah tiga hari pertempuran sengit.

Taliban telah menguasai sebagian besar pedesaan Afghanistan sejak pasukan asing memulai tahap terakhir penarikan mereka pada awal Mei. Kini, Taliban fokus untuk merebut ibu kota provinsi Helmand, di mana mereka menghadapi perlawanan yang lebih keras.

Jenderal Sami Sadat, komandan Korps Angkatan Darat 215 Maiwand Afghanistan, menyerukan penduduk Lashkar Gah untuk pergi secepat mungkin.

"Tolong pergi secepat mungkin agar kami dapat memulai operasi kami," katanya dalam pesan kepada kota berpenduduk 200.000 yang disampaikan melalui media.

"Saya tahu sangat sulit bagi Anda untuk meninggalkan rumah Anda -- sulit bagi kami juga -- tetapi jika Anda harus mengungsi selama beberapa hari, maafkan kami," tambah Sadat.

Simak video 'Warga Sipil Terjepit Pertempuran Taliban-Pasukan Afghanistan di Helmand':

[Gambas:Video 20detik]