China Klaim Vaksin Buatannya Masih Efektif Lawan Varian Delta

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 14:45 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Ilustrasi (dok. iStock)
Beijing -

Otoritas China menyatakan bahwa dosis-dosis vaksin virus Corona (COVID-19) buatannya yang kini disuntikkan di berbagai wilayahnya terus menunjukkan efek pencegahan dan perlindungan yang baik terhadap varian Delta yang sangat mudah menular.

Seperti dilaporkan China Daily dan dilansir kantor berita Xinhua, Senin (2/8/2021), klaim tersebut disampaikan oleh para peneliti pada Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China.

"Temuan yang tersedia menunjukkan bahwa varian Delta mungkin mengurangi perlindungan pada vaksin COVID-19, tapi suntikan saat ini masih masih bisa memiliki efek pencegahan dan perlindungan yang baik melawan varian tersebut," sebut salah satu peneliti CDC China, Feng Zijian, dalam pernyataannya.

Feng menyebut bahwa varian Delta diperkirakan hampir dua kali lipat lebih menular dibandingkan varian original, dan menyebar lebih cepat serta lebih mungkin menyebabkan gejala parah pada pasien Corona.

Seorang peneliti CDC China lainnya, Shao Yiming, menambahkan bahwa kasus orang-orang yang terinfeksi Corona setidaknya 14 hari setelah divaksinasi sepenuhnya relatif jarang.

"Tidak ada vaksin yang bisa memberikan perlindungan 100 persen terhadap infeksi virus. Namun secara keseluruhan, berbagai varian COVID-19 bisa dikendalikan dengan vaksin-vaksin yang sudah ada," sebut Shao dalam pernyataannya.

Dia menambahkan bahwa penelitian berdasarkan bukti juga menunjukkan vaksin-vaksin domestik China bisa secara efektif mengurangi angka rawat inap di rumah sakit, jumlah kasus parah dan angka kematian akibat Corona.

Lihat juga Video: Pakar China Jelaskan soal 3 Level Proteksi dari Vaksin COVID-19

[Gambas:Video 20detik]